Senin, 01 Desember 2014

“sumbangsih IT dalam manajemen”

MAKALAH
PENGETAHUAN KOMPUTER
“sumbangsih IT dalam manajemen”
Dosen : Syamsir Sainuddin, S.Pd., M.Pd.

Disusun oleh :
NAMA        : WASTI
KELAS    : 1E
PRODI    : PEND. BAHASA INGGRIS
NIM    : 1401404172
Prodi : pendidikan bahasa inggris
Universitas cokroaminoto palopo
Tahun Akademik 2014-2015


KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah Pengantar  mengenai SUMBANGSI IT DALAM KOSENTRASI KEILMUAN MANAJEMEN
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga tugas makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.
Kami menyadari bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Palopo,  Oktober 2014

Penyusun



DAFTAR ISI
Halaman judul
Kata pengantar   
Daftar isi   
Bab I Pendahuluan       
A.    Latar Belakang   
B.    Rumusan masalah   
Bab II Pembahasan   
A.    Sejarah ilmu manajemen   
B.    Prinsip teori manajemen aliran klasik   
C.    Aliran hubungan manusiawi   
D.    Aliran manajemen modern   
E.    Perkembangan teori manajemen   
F.    Fungsi manajemen   
G.    Teori adminitrasi manajemen   
H.    Pendekatan kuantitatif   
Bab III penutup   
A.    Simpulan   
B.    Saran    
Daftar pustaka



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Seperti diketahui ilmu manajemen berkembang terus hingga saat ini. Ilmu manajemen memberikan pemahaman kepada kita tentang pendekatan ataupun tata cara penting dalam rneneliti, menganalisis dan memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan manajer.
IImu manajemen merupakan salah satu disiplin ilmu sosial. Pada tahun 1886 Frederick W. Taylor melakukan suatu percobaan time and motion study dengan teorinya ban berjalan. Dari sini lahirlah konsep teori efisiensi dan efektivitas.
Kemudian Taylor menulis buku berjudul The Principle of Scientific Management (1911) yang merupakan awal dari lahirnya manajemen sebagaiilmu.
Di samping itu ilmu manajemen sebagai ilmu penegtahuan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1.    Adanya kelompok manusia, yaitu kelompok yang terdiri atas dua orang atau lebih.
2.    Adanya kerjasama dari kelompok terse but.
3.    Adanya kegiatan/proses/usaha
4.    Adanya tujuan ilmu manajemen merupakan kumpulan disiplin ilmu sosial yang mempelajari dan melihat manajemen sebagai fenomena dari masyarakat modem. Dimana fenomena masyarakat modem itu merupakan gejala sosial yang membawa perubahan terhadap organisasi.
Pada kenyataannya manajemen sulit dedifenisikan karena tidak ada defenisi manajemen yang diterima secara universal. Mary Parker Follet mendefenisikan manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Defenisi ini rnengandung arti bahwa para manajer untuk mencapai tujuan organisasi melalui pengaturan orang lain untuk melaksanakan berbagai tugas yang mungkin dilakukan. Manajemen memang bisa berarti seperti itu, tetapi bisa juga mempunyai pengertian lebih dari pada itu. Sehingga dalam kenyataannya tidak ada defenisi yang digunakan secara konsisten oleh semua orang. Stoner mengemukakan suatu defenisi yang lebih kompleks yaitu sebagai berikut :“Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan, usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar rnencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan”.Dari defenisi di atas terlihat bahwa Stoner telah rnenggunakan kata “proses”, bukan “seni”. Mengartikan manajernen sebagai “seni” mengandung arti bahwa hal itu adalah kemampuan atau ketrampilan pribadi. Sedangkan suatu “proses” adalah cara sistematis untuk rnelakukan pekerjaan. Manajemen didefenisikan sebagai proses karena semua manajer tanpa harus rnemperhatikan kecakapan atau ketrampilan khusus, harus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang saling berkaitan dalam pencapaian tujuan yang diinginkan.



Setiap pandangan mungkin berguna untuk berbagai masalah yang berbeda-beda. Ada tiga aliran pemikiran manajemen yaitu :
1.     Aliran klasik
2.     Aliran hubungan manusiawi
3.    Aliran manajemen moder
B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan permasalahkan sebagai berikut:
a.    Bagaimana sejarah manajemen?
b.    Bagaimana prinsip teori manajemen aliran klasik?
c.    Bagaimana prinsip teori aliran hubungan manusiawi?
d.    Bagaimana prinsip aliran manajemen modern?
e.    Bagaimana perkembangan teori manajemen?
f.    Bagaimana fungsi manajemen?
g.    Bagaimana perkembangan teori manajemen adminitrasi?
h.    Bagaimana perkembangan pendekatan kuntitatif manajemen?
















BAB II
PEMBAHASAN
A.    SEJARAH ILMU MANAJEMEN
Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang tanpa mempedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.


Piramida di Mesir. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan mengontrol pembangunannya.
Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Hanry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin
ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang masing-masing melakukan pekerjaan khusus perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan  meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.
Peristiwa penting kedua yang mempengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.
Di awal abad ke-20, seorang industriawan Perancis bernama Henry Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan. Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950, dan terus berlangsung hingga sekarang.

Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yang didefinisikan dengan jelas, peraturan dan ketetapan yang rinci, dan sejumlah hubungan yang impersonal. Namun, Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini.
   
B.    Prinsip Teori Manajemen Aliran Klasik
Awal sekali ilmu manajemen timbul akibat terjadinya revolusi industri di Inggris pada abad 18. Para pemikir tersebut rnemberikan pematian temadap masalah-masalah manajemen yang timbul baik itu di kalangan usahawan, industri maupun masyarakat. Para pemikir itu yang terkenaI antara lain, Robert Owen, Henry Fayol, Frederick W Taylor dan lainnya.
1. Robert Owen (1771 -1858)
Robert Owen adalah orang yang menentang praktek-praktek memperkerjakan anak-anak usia 5 atau 6 tahun dan standar kerja 13 jam per hari. Tersentuh dengan kondisi kerja yang amat menyedihkan itu, beliau mengajukan adanya perbaikan temadap kondisi kerja ini.
Pada tahun-tahun awal revolusi industri, ketika para pekerja dianggap instrumen yang tidak berdaya, Owen melihat rneningkatkan kondisi kerja di pabrik, rnenaikkan usia minimum kerja bagi anak-anak, mengurangi jam kerja karyawan, menyediakan makanan bagi karyawan pabrik, mendirikan toko-toko untuk menjual keperluan hidup karyawan dengan harga yang layak, dan berusaha memperbaiki lingkungan hidup tempat karyawan tinggal, dengan membangun rumah-rumah dan membuat jalan, sehingga lingkungan hidup dan pabrik rnenjadi menarik. Sebab itu, beliau disebut “Bapak Personal Manajemen Modem”. Selain itu, Owen lebih banyak memperhatikan pekerja, karena  menurutnya, investasi yang penting bagi manajer adalah sumber daya manusia. Selain mengenai perbaikan kondisi kerja, beliau juga membuat prosedur untuk meningkatkan produktivitas, seperti prosedur penilaian kerja dan bersaing juga secara terbuka.
2. Charles Babbage (1792 -1871)
Charles Babbage adalah seorang guru besar matematika yang tertarik pada usaha penilaian efisiensi pada operasional suatu pabrik, dengan menerapkan prinsip-prinsip ilmiah agar terwujud peningkatan produktivitas dan penurunan biaya. Beliau pertarna kali mengusulkan adanya pembagian kerja berdasarkan spesialisasi pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan tertentu, sehingga pekerjaan dibuat rutin dan lebih mudah dapat dikendalikan dengan alat kalkulator. Babbage  merupakan penemu kalkulator mekanis pada tahun 1822, yang disebut “rnesin penambah dan pengurang (Difference Machine)”, Prinsip-prinsip dasamya digunakan pada mesin-mesin hitung hampir seabad kemudian. Pada tahun 1833 beliau menyusun sebuah Mesin analitis (Analysical Machine), yaitu sebuah komputer otomatis dan merupakan dasar komputer modern, sehingga beliau sering dinamakan Bapak Komputer.Tulisannya dituangkan dalam bukunya yang beljudul “On the Economy Of Machinery and Manufactures” (1832). Beliau juga tertarik pada prinsip efisiensi dalam pembagian tugas dan perkembangan prinsip-prinsip ilmiah, untuk menentukan seorang manajer harus memakai fasilitas, bahan, dan tenaga kerja supaya rnendapatkan hasil yang sebaik-baiknya. Disamping itu Babbage sangat memperhatikan faktor manusia, dia menyarankan sebaiknya ada semacam sistem pembagian keuntungan antara pekerja dan pemilik pabrik, sehingga para pekerja memperoleh bagian keuntungan pabrik, apabila mereka ikut menyumbang dalam peningkatan produktivitas. Beliau menyarankan para pekerja selayaknya menerirna pembayaran tetap atas dasar sifat pekerjaan mereka, ditambahkan dengan pembagian keuntungan, dan bonus untuk setiap saran yang mereka berikan dalam peningkatkan produktivitas.
3. Frederick W. Taylor (1856 -1915)
Frederick W. Taylor dikenal dengan manajemen ilmiahnya dalam upaya meningkatkan produktivitas. Gerakannya yang terkenal adalah gerakan efisiensi kerja. Taylor membuat prinsip-prinsip yang menjadi intinya manajemen ilmiah yang terkenal dengan rencana pengupahan yang menghasilkan turunnya biaya dan meningkatkan produktivitas, mutu, pendapatan pekerjaan dan semangat kerja karyawan. Adapun filsafat Taylor memiliki 4 prinsip yang ditetapkan yaitu :
a.    Pengembangan manajemen ilmiah secara benar.
b.    . Pekerjaan diseleksi secara ilmiah dengan rnenempatkan pekerjaan yang cocok untuk satu pekerjaan.
c.    Adanya pendidikan dan pengambangan ilmiah dari para pekerja.
d.    Kerjasama yang baik antara manajernen dengan pekerja.
Dalam menerapkan ke-empat prinsip ini, beliau menganjurkan perlunya revolusi mental di kalangan manajer dan pekerja. Adapun prinsip-prinsip dasar menurut Taylor mendekati ilmiah adalah:
1.    Adanya ilmu pengetahuan yang menggantikan cara kerja yang asal-asalan.
2.    Adanya hubungan waktu dan gerak kelompok.
3.    Adanya kerja sarna sesama pekerja, dan bukan bekerja secara individual.
4.    Bekerja untuk hasil yang maksimal.
5.    Mengembangkan seluruh karyawan hingga taraf yang setinggi-tingginya, untuk tingkat kesejahteraan maksimum para kaayawan itu sendiri dan perusahaan.
Buku-buku Taylor yang terkenal adalah “Shop management (1930)”, Principles Of Scientific Management (1911)”, dan “Testimory Before Special House Comittee (1912)”. Dan pada tahun 1947, ketiga buku tersebut digabungkan dalam 1 (satu) buku dengan judul “Scientific Management.
4. HenryL Gant (1861 -1919)
Sumbangan Henay L. Grant yang terkenal adalah sistem bonus harian dan bonus ekstra untuk para mandor. Beliau juga memperkenalkan sistem “Charting” yang terkenal dengan “Gant Chart”.Ia menekankan pentingnya mengembangkan minat hubungan timbal balik antara manajernen dan para karyawan, yaitu kerja sarna yang harmonis. Henry beranggapan bahwa unsur manusia sangat penting sehingga menggarisbawahi pentingnya mengajarkan, mengembangkan pengertian tentang sistem pada pihak karyawan dan manajemen, serta perlunya penghargaan dalam segala masalah manajemen.Metodenya yang terkenal adalah rnetode grafis dalam menggambarkan rencana-rencana dan memungkinkan adanya pengendalian manajerial yang lebih baik. Dengan rnenekankan pentingnya waktu maupun biaya dalam merencanakan dan rnengendalikan pekerjaan. Hal ini yang menghasilkan terciptanya “Gantt Chart” yang terkenal tersebut.
5.      Henry Fayol (1841 -1925)
Henry Fayol mengarang buku “General and Industrial management”. Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja, disamping memperhatikan manajemen bagi satu organisasi yang kompleks, sehingga beliau menampilkan satu metode ajaran manajemen yang lebih utuh dalam bentuk cetak biru. Fayol berkeyakinan keberhasilan para manajer tidak hanya ditentukan oleh mutu pribadinya, tetapi karena adanya penggunaan metode manajemen yang tepat.Sumbangan terbesar dari Fayol berupa pandangannya tentang manajemen yang bukanlah semata kecerdasan pribadi, tetapi lebih merupakan satu keterampilan yang dapat diajarkan dari dipahami prinsip-prinsip pokok dan teori umumnya yang telah dirumuskan. Fayol membagi kegiatan dan operasi perusahaan ke dalam 6 macam kegiatan :
1.    Teknis (produksi) yaitu berusaha menghasilkan dan membuat barang-barang produksi.
2.    Dagang (Beli, Jual, Pertukaran) dengan tara mengadakan pembelian bahan mentah dan menjual hasil produksi.
3.    Keuangan (pencarian dan penggunaan optimum atas modal) berusaha mendapatkan dan menggunakan modal.
4.    Keamanan (perlindungan harga milik dan manusia) berupa melindungi pekerja dan barang-barang kekayaan perusahaan.
5.    Akuntansi dengan adanya pencatatan dan pembukuan biaya, utang, keuntungan dan neraca, serta berbagai data statistik.
6.    Manajerial yang terdiri dari 5 fungsi:
    Perencanaan (planning) berupa penentuan langkah-langkah yang memungkinkan organisasi mencapai  tujuan-tujuannya.
    Pengorganisasian (organizing), dalam arti mobilisasi bahan materiil dan sumber daya manusia guna melaksanakan rencana.
    Memerintah (Commanding) dengan memberi arahan kepada karyawan agar dapat menunaikan tugas pekerjaan mereka.
    Pengkoordinasian (Coordinating) dengan memastikan sumber-sumber daya dan kegiatan organisasi berlangsung secara harmonis dalam mencapai tujuannya.
    Pengendalian (Controlling) dengan memantau rencana untuk membuktikan apakah rencana itu sudah dilaskanakan sebagaimana mestinya.

C.    Aliran Hubungan Manusiawi
Pada tahap aliran perilaku atau hubungan manusiawi organisasi melihat pada hakikatnya adalah sumber daya manusia. Aliran ini mernandang aliran klasik kurang lengkap karena terlihat kurang mampu rnewujudkan efisiensi produksi yang sempurna dengan keharmonisan di tempat kerja. Manusia dalam sebuah organisasi tidak selalu dapat dengan mudah diramalkan prilakunya karena sering juga tidak rasional. Oleh sebab itu para manajer perlu dibantu dalam menghadapi rnanusia, melalui antar lain ilmu sosiologi dan psikologi. Ada tiga orang pelopor aliran perilaku yaitu:
1.      Hugo Munsterberg (1863 -1916)
    Sumbangannya yang terpenting adalah berupa pernanfaatan psikologi dalam mewujudkan tujuan-tujuan produktivitas sarna seperti dengan teori-teori manajemen lainnya. Bukunya “Psychology and Indutrial Efficiency”, ia memberikan 3 cara untuk meningkatkan produktivitas: Menempatkan seorang pekerja terbaik yang paling sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dikerjakannya.
    Menciptakan tata kerja yang terbaik yang memenuhi syarat-syarat psikologis untuk memaksimalkan produktivitas.
     Menggunakan pengaruh psikologis agar memperoleh dampak yang paling tepat dalam mendorong karyawan.
2.      William Ouchi (1981)
William Ouchi, dalam bukunya “theory Z -How America Business Can Meet The Japanese Challen ge (1981)”, memperkenalkan teori Z pada tahun 1981 untuk menggambarkan adaptasi Amerika atas perilaku Organisasi Jepang. Teori beliau didasarkan pada perbandingan manajemen dalam organisasi. Jepang disebut tipe perusahaan Jepang dengan manajemen dalam perusahaan Amerika -disebut perusahaan tipe Amerika. Berikut adalah perbedaan organisasi tipe Amerika dan tipe Jepang.
Sumbangan para ilmuan yang beraliran hubungan manusiawi ini terlihat dalam peningkatan pemahaman terhadap motivasi perseorangan, perlaku kelompok, ataupun hubungan antara pribadi dalam kerja dan pentingnya kerja bagi manusia. Para manajer diharapkan semakin peka dan terampil dalam menangani dan berhubungan dengan bawahannya. Bahkan muncul berbagai jenis konsep yang lebih mengaji pada masalah-masalah kepemimpinan, penyelesaian perselisihan, memperoleh dan memanfaatkan kekuasaan, perubahan organisasi dan konsep komunikasi. Walaupun demikian aliran ini tidak bebas dari kritikan, karena di samping terlalu umum, abstrak dan kompleks, sukar sekali bagi manajer untuk menerangkan tentang perilaku manusia yang begitu kompleks dan sukar memilih nasehat ilmuwan yang mana yang sebaiknya harus dituruti dalam mencapai solusi di dalam perusahaan.
D.     Aliran Manajemen Modern
Muncul aliran ini lebih kepada aliran kuantitatif merupakan gabungan dari Operation Research dan Management Science. Pada aliran ini berkumpul para sarjana matematika, pisik, dan sarjana eksakta lainnya dalam memecahkan masalah-masalah yang lebih kompleks. Tim sarjana ini di Inggris, di Amerika Serikat, sesudah perang Dunia II dikenal dengan sebutan “OR Tema” dan setelah perang dimanfaatkan dalam bidang industri. Masalah-masalah ruwet yang memerlukan “OR Tim” ini antara lain di bidang transportasi dan komunikasi.
Kehadiran teknologi komputer, membuat prosedur OR lebih diformasikan menjadi aliran IImu Manajemen Modem. Pengembangan model-model dalam memecahkan masalah-masalah manajemen yang kompleks. Adanya bantuan komputer, maka dapat memberi pemecahan masalah yang lebih berdasar rasional kepada para manajer dalam membuat putusan-putusannya. Teknik-teknik ilmu manajemen ini membantu para manajer organisasi dalam berbagai kegiatan penting, seperti dalam hat penganggaran modal, manajemen cash flow, penjadwalan produksi, strategi pengembangan produksi, perencanaan sumber daya manusia dan sebagainya.
Aliran ini juga memiliki kelemahan karena kurang memberi perhatian kepada hubungan manusia. Oleh karena itu sangat cocok untuk bidang perencanaan dan pengendalian, tetapi tidak dapat menjawab masalah-masalah sosial individu seperti motivasi, organisasi dan kepegawaian. Konsep dari aliran ini sebenarnya sukar dipahami oleh para manajer karena dapat menyangkut kuantitatif sehingga para manajer itu merasa jauh dan tidak terlibat dengan penggunaan teknik-teknik ilmu manajemen yang sangat ilmiah dan kompleks.

E.    Perkembangan Teori Manajemen
Ketiga aliran manajemen yang telah diuraikan di atas ternyata sampai sekarang berkembang terus. Aliran hubungan manusiawi dan ilmu manajemen memberikan pendekatan yang penting dalam meneliti, menganalisis dan memecahkan masalah-masalah manajemen. Demikian pula aliran klasik yang telah berkembang ke arah pemanfaatan hasil-hasil penelitian dari aliran lain dan terus tumbuh menjadi pendekatan baru yang disebut pendekatan sistem dan kontingensi.Aliran klasik dikenal dengan pendekatan proses dan operasi manajemen. Dengan terjadinya proses perkembangan yang saling berkaitan di antara berbagai aliran ini, maka kemudian sudah sulit untuk terlalu membedakan dan memisahkan antara aliran-aliran ini.Proses perkembangan teori manajemen terus berkembang hingga saat ini yang dilihat dari lima sisi yaitu:
1.    Dominan, yaitu aliran yang muncul karena adanya aliran lain. Pengkajian dari masing-masing aliran masih dirasakan bermanfaat bagi pengembangan teori manajemen.
2.    Divergensi, yaitu dimana ketiga aliran masing-masing berkemabng sendiri-sendiri tanpa memanfaatkan pandangan aliran-aliran lainnya.
3.    Konvergensi, yang menampilkan aliran dalam satu bentuk yang sarna sehingga batas antara aliran nlenjadi kabur. Perkembangan seperti inilah yang sudah terjadi sekalipun bentuk pengembangannya tidak seimbang karena masih terlihat bentuk dominan dari satu rnazhab terhadap yang lain.
4.    Sintesis, berupa pengembangan menyeluruh yang lebih bersitat integrasi dari aliran-aliran seperti yang kemudian tampil dalam pendekatan sistem dan kontingensi.
5.    Proliferasi, merupakan bentuk perkembangan teori manajemen dengan munculnya teori-teori manajenlen yang baru yang memusatkan perhatian kepada satu permasalahan manajenlen tertentu.
Seperti kita ketahui hingga saat organisasi bisnis merupakan penciptaan pengetahuan dan menjadi sumber inovasi yang penting bagi manajemen. Hal ini dapat dilihat bagaimana perusahaan-perusahaan Jepang dan perusahaan besar lain di belahan dunia ini berhasil dan berkembang karena keahlian danpengalaman dari para manajer dan perusahaan secara keseluruhan menciptakan pengetahuan baru, service, system, produk.
Adanya inovasi yang terus menerus sebenamya rnerupakan inisiatif dari individual dan interaksi dalam kelompok sehingga perubahan terns teljadi merupakan hasil dari pengalaman, penyatuan, diskusi, dialog yang menciptakan pengetahuan baru.
F.    Fungsi manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.Perencanaan adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaanmerupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
Fungsi kedua adalah pengorganisasian. Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.Pengarahan atau directing adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).Pengevaluasian atau evaluating dalah proses pengawasan dan pengendalian performa perusahaan untuk memastikan bahwa jalannya perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Seorang manajer dituntut untuk menemukan masalah yang ada dalam operasional perusahaan, kemudian memecahkannya sebelum masalah itu menjadi semakin besar.
G.    Teory administrasi manajemen
Teori administrasi umum atau, dalam bahasa Inggris, general theory of administration, adalah teori umum mengenai apa yang dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik. Sumbangan penting untuk teori ini datang dari industrialis Perancis Henri Fayol dengan 14 prinsip manajemen-nya dan sosiolog Jerman Max Weber dengan konsep birokrasi bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yang didefinisikande dengan jelas, peraturan dan ketetapan rinci, dan sejumlah hubungan impersonal.


H.    Pendekatan kuantitatif
Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif seperti statistik, model optimasi, model informasi, atau simulasi komputer untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Sebagai contoh, pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya; analisis jalur krisis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien; model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum; dan lain-lain.
Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids." Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford.







BAB III
PENUTUP
A.    Simpulan
Perkembangan teori manajemen dimulai dari sejarah manajemen denagan pemikiran para akhli dan teori manajemen klasik dengan pemikiran manajemen ilmiah dari Taylor dan teori organisasi klasik dari Mayo. Manajemen ilmiah menekankan pada upaya menemukan metode terbaik untuk melakukan tugas manajemen secara ilmiah. Sedangkan teori organisasi klasik menekankan pada kebutuhan mengelola organisasi yang kompleks yang mefokuskan pada upaya menetapkan dan menerapkan prinsip dan keterampilan yang mendasari manajemen yang efektif,.Perkembangan yang memberik focus yang sangat berbeda dari teori manajemen klasik disebut teori manajemen neoklasik yang ditandai dengan perubahan fokus manajemen yang lebih menekankan pada perilaku baik pada perilaku manusia maupun perilaku organisasi. Manajemen yang baik menurut teori neo klasik ini adalah manajemen yang mefokuskan diri pada pengelolaan staf secara efektif yang didasari akan pemahaman yang mendalam dari segi sosiologis maupun psikologis .adapun fungsi yang dimiliki dan teory adminitrasi umun dan pendekatan kuantitaf.Perkembangan selanjutnya yaitu dengan menekankan pendekatan sistem yang dipersatukan dan diarahkan dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan. Namun saat ini penerapan manajemen didasarkan pada pendekatan kontingensi yang memadukan antara aliran ilmiah dengan perilaku dalam suatu sistem yang diterapkan menurut situasi dan lingkungan yang dihadapai.
B.    Saran
Berdasarkan materi makalah pengantar Manajemen di atas, maka ada empat unsur pokok yang kami sarankan agar pembaca memeperhatikan, pembahasan tersebut. Karena beberapah unsur inilah, merupakan induk sejarah sehingga terbentuklah ilmu tentang manajemen.
DAFTAR PUSTAKA

Amirullah, Haris Budoyono 2004. Pengantar Manajemen. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sule, Ernie Trisnawati, Kurniawan Saefulloh. 2005. Pengantar Manajemen. Jakarta: Prenada Media Group.
Tim Dosen Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. 2009. Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Pidarta Made DR. 1988. Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: PT. Bina Aksara.





SUMBANGSIH IT DALAM PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI DUNIA

                TUGAS MAKALAH
   SUMBANGSIH IT DALAM  PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI DUNIA

SYAMSYR SAINUDDIN S,Pd.,M,Pd



                                          





Nama    : Rani Kalua Napo
Kelas    : 1E
NIM        : 1401404178
Prodi           : Pendidikan bahasa inggris

UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
TAHUN AJARAN 2014/2015

Kata Pengantar
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, hikmat dan karunianyalah penulis  dapat menyelesaikan makalah pengetahuan komputer ini yang berjudul “Makalah pendidikan teknologi informasi”.
Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.
Penulis  menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu penulis mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun penulis. Kritik dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.

                                Palopo, november 2014

                                    Penulis






Daftar Isi
Halaman judul    1
Kata pengantar    2
Daftar isi    3
Bab I Pendahuluan
a.    Latar belakang    4
b.    Rumusan masalah    5
c.    Tujuan masalah    5
Bab II Pembahasan
a.    Pegertian teknologi     6
b.    Pergertian informasi     7
c.    Pegertian teknologi informasi     8
d.    Teknologi informasi menurut para ahli    9
e.    Sejarah perkembangan    10
f.    Tenologi informasi diera globalisasi    11
Bab III Penutupan
a.    Kesimpulan    12
b.    Saran    12
Daftar Pustaka    13





BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

TEKNOLOGI INFORMASI adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai komputer kepada komunitas sekolah, yang meliputi pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik kepada Tuhan Yang Maha Esa, diri kita sendiri, orang lain, lingkungan, dan kebangsaan sehingga menjadi seorang manusia yang sempurna. Dalam teknologi informasi di sekolah, semua komponen harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, isi kurikulum, pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau mata pelajaran manajemen, manajemen sekolah, pelaksanaan kegiatan atau kegiatan ekstra kurikuler, infrastruktur pemberdayaan, pembiayaan, dan etos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah.
Teknologi informasi dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran dalam setiap mata pelajaran. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai di setiap mata pelajaran harus dikembangkan, dieksplisitkan, dikaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, belajar nilai-nilai karakter tidak hanya pada tingkat kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi, dan praktek dalam kehidupan peserta didik sehari-hari di masyarakat. Salah satunya adalah mata pelajaran bahasa Inggris. Mata pelajaran teknologi informasi adalah pelajaran yang dipelajari oleh semua tingkat pendidikan di Indonesia, formal atau informal mulai dari sekolah dasar (SD) ke Peguruan Tinggi. Khusus pelajaran ini ditetapkan sebagai mata pelajaran yang benar-benar wajib dipelajari, karena di era globalisasi ini pelajaran teknologi informasi adalah subjek yang digunakan dalam berbagai disiplin ilmu. Diharapkan di masa depan, dengan pengetahuan siswa bahasa Inggris dapat bersaing di semua area. Mengingat pentingnya peran teknologi informasi, maka pelajaran tenologi informasi di sekolah secara tepat menjadi perhatian besar oleh sekolah. Sejauh ini, sebagian besar pendapat yang dikemukakan oleh siswa, bahwa subjek teknologi informasi adalah mata pelajaran yang sulit bahkan menakutkan bagi mereka, tidak jarang bahwa siswa-siswa membolos tidak pergi sekolah. Di sisi lain kadang-kadang siswa hanya menjadi pasif sambil belajar teknologi informasi, dalam arti duduk diam dan tidak tahu apa yang sedang dipelajari.
Situasi ini tidak dapat dibiarkan saja, jika Anda ingin orang-orang muda untuk bersaing di era globalisasi saat ini, terutama di masa depan. Karena tidak ada kemampuan dipelajaran tersebut. Oleh karena itu perlu ditelusuri penyebab siswa memiliki hambatan untuk belajar mata pelajaran teknologi informasi. Maka guru dapat menerapkan pendidikan karakter t. Dengan harapan bahwa siswa lebih bersemangat dan antusias dalam belajar teknologi informasi. Inilah yang harus dipertimbangkan dan ditangani oleh sekolah serta pembuat kebijakan.
B.Rumusan masalah
1.    apa pegertian teknologi,informasi dan teknologi informasi
2.    bagaimana pendapat para ahli tentang teknologi informasi
3.    bagaimana sejaraah perkembangan teknologi informasi dari masa ke masa
4.    apa yang menyebabkan globalisasi merupakan perkembangan komputer
C.Tujuan
1.    Mengetahui pegertian dari teknologi,informasi dan teknologi informasi.
2.    Mengegetahui sejarah perkembangan teknologi informasi
3.    Mengetahui era globalisasi





BAB II
PEMBAHASAN

A.  Teknologi Informasi
1. Pengertian Teknologi
Teknologi menurut kamus besar Indonesia adalah “metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; Ilmu pengetahuan terapan”.
Pengertian teknologi telah diberikan antara lain oleh David L.Goetch “People tools, resources, to solve problems or to extend their capabilities”. Sehingga teknologi dapat dipahami sebagai upaya untuk mendapatkan suatu produk yang dilakukan oleh  manusia dengan memanfaatkan peralatan (tools), proses dan sumber daya (resources).
Menurut Iskandar Alisyahbana (1980), Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih  nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne” atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indra dan otak manusia.
Pengertian yang lain telah diberikan oleh Arnold Pacey “The application os scietificand other knowledge to pratical task by ordered syestems. That involue people and organization, living things and machinies”. Dari definisi ini nampak bahwa teknologi tetap terkait pada pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaannya, karena itulah teknologi tidak bebas organisasi, tidak bebas budaya dan sosial, ekonomi dan politik.
Teknologi adalah suatu tubuh dari ilmu pengetahuan dan rekayasa (englineering) yang dapat diaplikasikan pada perancangan produk dan atau proses atau pada penelitian untuk mendapatkan pengetahuan baru.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa di hindari dari kehidupan, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
2. Pengertian Informasi
Secara Etimologi, Informasi berasal dari bahasa Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garisbesar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”
Menurut Gordon B. Davis, informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.

3. Pengertian Teknologi Informasi
Dari pengertian kedua kata tersebut, pengertian dasar Teknologi Informasi adalah menyusun data yang telah diolah untuk mengambil suatu keputusan oleh penerima informasi.
Nina W. Syam (2004) bahwa menurutnya teknologi informasi dapat dimaknai sebagai ilmu yang diperlukan untuk memanag informasi agar informasi tersebut dapat ditelusuri kembali dengan mudah dan akurat. Isi ilmu tersebut dapat berupa prosedur dan teknik-teknik untuk menyimpan dan mengolah informasi secara efisien dan efektif.
Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.
Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan jaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat mencoba memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya. Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi. Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, tv, komputer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.
Teknologi informasi adalah teknologi yang digunakan untuk mengolah data (memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data) untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Pada zaman modern yang semakin maju, komputer telah mengalami evolusi sehingga sudah mencapai generasi kelima yang telah melahirkan generasi baru yaitu terjadinya penggabungan antara Teknologi Komputer dan Komunikasi sehingga sering di sebut sebagai Teknologi Informasi yang dibuat untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah dengan mudah dan cepat.



4. Teknologi Informasi Menurut Para Ahli
Teknologi Informasi yang disingkat TI atau sering disebut IT memiliki banyak sekali pengertian. Namun ada baiknya mengetahui pengertian teknologi informasi dari orang yang tepat. Hal itu tentu diperlukan untuk mendapatkan definisi yang objektif. beberapa pengertian teknologi informasi dari para pakar yang dapat dijadikan acuan agar tidak ada lagi perdebatan hanya untuk sebuah definisi.

a. Haag dan Keen
Pada 1996 Haag dan Keen mendefinisikan teknologi informasi sebagai seperangkat alat yang membantu untuk bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
Dalam hal ini, Teknologi Informasi dianggap alat yang digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan informasi. Pengolahan informasi yang dihasilkan diproses menggunakan alat-alat tersebut. Alat-alat ini adalah komputer beserta software-software pendukungnya.

b. Martin
Pada 1999 Martin mendefinisikan Teknologi Informasi yang tidak hanya terbatas pada teknologi komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
Dia melihat Teknologi Informasi tidak hanya sebagai teknologi komputernya saja yang dipergunakan untuk pemrosessan dan penyimpanan data. Pengertiannya lebih luas lagi, karena Martin juga memasukan teknologi komunikasi yang digunakan untuk melakukan pengiriman informasi.

c. Mc Keown
Pada 2001 Mc Keown mendefinisikan Teknologi Informasi merujuk pada seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan, menyimpan, mengubah, dan untuk menggunakan informasi tersebut dalam segala bentuknya.

d. Willams dan Sawyer
Pada 2003 Williams dan Sawyer mendefinisikan Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.
William dan Sawyer memberikan pengertian Teknologi Informasi ini merupakan gabungan komputer yang dikaitkan dengan saluran komunikasi dengan kecepatan yang tinggi untuk pengiriman data, baik berupa text, audio maupun video. Data dalam bentuk multimedia yang diakomodir oleh penggunaan komputer.
Pada 2005 Williams dan Sawyer lebih lengkap lagi memberikan definisi Teknologi Informasi sebagai sebuah bentuk umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, mengkomunikasikan, dan atau menyampaikan informasi.

e. Kenneth C.Loudon
Pada 2004 Kenneth C.Loudon mendefinisikan Teknologi Informasi adalah salah satu alat yang digunakan para manajer untuk mengatasi perubahan yang terjadi. Dalam hal ini perubahan yang dimaksud adalah perubahan informasi yang sudah diproses dan dilakukan penyimpanan sebelumnya di dalam komputer.

f. Martin, Brown, DeHayes, Hoffer, dan Perkins
Pada 2005 mereka mendefinisikan Teknologi Informasi ini merupakan kombinasi teknologi komputer yang terdiri dari perangkat keras dan lunak untuk mengolah dan menyimpan informasi dengan teknologi komunikasi untuk melakukan penyaluran informasi. Di sini teknologi komunikasi digunakan sebagai alat penyaluran informasinya, sedangkan informasinya diolah dan disimpan dalam komputer.
Dari beberapa definisi di atas, teknologi informasi mencakup gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi itu sendiri. Komputer sebagai perangkat keras dengan software-software sebagai perangkat lunak yang berfungsi untuk sarana pengolahan maupun penyimpanan data yang nantinya dikirimkan melalui saluran komunikasi.

5. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi
a. Masa Prasejarah
1). Masa (….s/d 3000 SM)
Pada awalnya teknologi informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal. Mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada dilingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini. Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti kendang , terompet yang terbuat dari tanduk binatang, atau isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.


2). Masa 3000 SM
Untuk pertama kali tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang berbeda (penyebutan), sehingga mampu menjadi kata , kalimat dan bahasa.
3). Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
a). 2900 SM
Pengunaan huruf hierogliph pada bangsa Mesir kuno. Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Ketika digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara pengucapan dan arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa heirogliph ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
b). 500 SM
Serat papyrus digunakan sebagai kertas. Kertas terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar Sungai Nil ini menjadi media menulis atau media informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya digunakan sebagai media informasi.
c). 105 M
Bangsa Cina menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang di kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang di kenal sekarang dengan sistem cap.
2. Masa Modern (1400-an M s/d Sekarang)
a. Tahun 1455
Mesin cetak yang menggunakan plat huruf terbuat dari besi yang dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu dikembangkan untuk yang pertama kalinya oleh Johann Guntenberg.
b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical-nya. Alat tersebut didesain mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis dari pada bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC 1 dibentuk.
c. Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode Morse bersama Sir Wiliam Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara dua tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut.
d. Tahun 1861
Gambar bergerak yang diproyeksikan ke dalam sebuah layar pertama kali digunakan sebagai cikal bakal film sekarang pada zaman dulu proyektor ini berkembang dengan sebutan layar tancap.
e. Tahun 1876
Pada masa ini ditandai dengan tokoh Melvyl Dewey yang mengembangkan sistem penulisan desimal.
f. Tahun 1877
1) Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang digunakan pertama kali secara umum.
2) Fotografi dengan kecepatan tinggi ditemukan oleh Edward Maybridge.
g. Tahun 1899
Dipergunakan system penyimpanan dalam tape (pita) magnetis yang pertama tetapi pada masa ini penyimpanan masih bersifat analog belum digital seperti masa sekarang.
h. Tahun 1923
Pada masa ini ditandai dengan Zvorkyn menciptakan tabung TV yang pertama.
i. Tahun 1940
Dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi pada masa Perang Dunia 2 yang digunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
j. Tahun 1945
Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan hypertext. Pada masa ini penggunaan hypertext sudah berkembang seiring dengan perkembangan desain website yang saat ini berkembang.
k. Tahun 1946
Pada masa kurun waktu ini teknologi komputer digital pertama di dunia ENIAC I dikembangkan walaupun belum begitu banyak pemakai tetapi teknologi komputer sudah digunakan instansi-instansi tertentu.
l. Tahun 1948
Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan transistor.
m. Tahun 1957
1) Jean Hoerni mengembangkan transistor planar. Teknologi ini memungkinkan Pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah keping kecil kristal silicon.
2) USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan Sputnik sebagai satelit bumi buatan pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya Amerika membentuk Advance Research Projects Agency (ARPA) di bawah kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dalam bidang militer.
n. Tahun 1972                                               
Pada masa ini Ray Tomlinson menciptakan program E-mail pertama yang digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh menggunakan teks. E-mail dapat dikatakan sebagai surat elektronik.
o. Tahun 1973-1990
Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian dikenal dengan nama TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari DARPA. Pada tahun 1981 National Science Fondation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan. Kemudian pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi diantaranya: DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway.
p. Tahun 1991-sekarang
Sekarang Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya. Pada tahun 1992 pembentukan komunitas internet, kemudian diperkenalkan istilah World Wide Web (WWW) oleh CERN. Pada tahun 1993, NSF membentuk interNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada tahun 1994 pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Tahun 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di Backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.

6.  Teknologi Informasi di Era Globalisasi
Globalisasi merupakan perkembangan kontemporer yang mempunyai pengaruh dalam mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Bisa dibilang bahwa globalisasi membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Batas" yang saat ini menjadi realita dan sangat mempengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru.
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Akhmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di era globalisasi, teknologi informasi berperan sangat penting. Dengan menguasai teknologi dan informasi, akan memiliki modal yang cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Di era globalisasi, tidak menguasai teknologi informasi identik dengan buta huruf.
Teknologi Informasi (TI) dan multimedia telah memungkinkan diwujudkannya pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, yang melibatkan siswa secara aktif. Kemampuan Teknologi Informasi dan multimedia dalam menyampaikan pesan dinilai sangat besar. Dalam bidang pendidikan, Teknologi Informasi dan multimedia telah mengubah paradigma penyampaian materi pelajaran kepada peserta didik. Computer Assisted Instruction (CAI) bukan saja dapat membantu guru dalam mengajar, melainkan sudah dapat bersifat stand alone dalam memfasilitasi proses belajar.
Penekanan penting akan memaksimumkan sumber daya manusia di semua sektor, berarti akan membutuhkan sistem komunikasi yang sangat efektif. Apabila  merespons pada kebutuhan fokus awal seharusnya lebih berdasarkan penerimaan informasi daripada penyebaran informasi. Hal ini hampir memutarbalikan peran jika dibandingkan dengan peran komunikasi administrasi pendidikan yang dulu.
Perbedaan utama antara negara maju dan negara berkembang adalah kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan yang pesat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di negara-negara maju karena didukung oleh sistem informasi yang mapan. Sebaliknya, sistem informasi yang lemah di negara-negara berkembang mengakibatkan keterbelakangan dalam penguasaan. Ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi jelaslah bahwa maju atau tidaknya suatu negara sangat di tentukan oleh penguasaan terhadap informasi, karena informasi merupakan modal utama dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi senjata pokok untuk membangun negara. Sehingga apabila satu negara ingin maju dan tetap eksis dalam persaingan global, maka negara tersebut harus menguasai informasi. Di era globalisasi dan informasi ini penguasaan terhadap informasi tidak cukup hanya sekedar menguasai, diperlukan kecepatan dan ketepatan. Sebab hampir tidak ada guna menguasai informasi yang telah usang, padahal perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat mengakibatkan usia informasi menjadi sangat pendek, dengan kata lain, informasi lama akan diabaikan dengan adanya informasi yang lebih baru.
Masukan (input) dan kontribusi langsung dari para pemegang peran (stakeholders) yang lain: siswa, orang tua dan anggota masyarakat juga memberikan informasi yang sangat membantu dan meningkatkan dukungan masyarakat bagi pengembangan sekolah. Jika obyektifitas utamanya adalah memaksimalkan pendidikan sumber daya manusia maka hal itu telah meningkatkan hubungan komunikasi kita dengan seluruh sektor lingkungan pendidikan dan para pemegang peran (stakeholders). Lagipula kunci utama untuk meningkatkan komunikasi harus terfokus pada saling berbagi komunikasi terbuka dan meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan dukungan dari segala bidang.
Kehidupan sekarang perlahan lahan mulai berubah dari dulunya era industri berubah menjadi era informasi di balik pengaruh majunya era globalisasi dan informatika menjadikan komputer, internet dan pesatnya perkembangan teknologi informasi sebagai bagian utama yang harus ada atau tidak boleh kekurangan dikehidupan. Aktifitas network globalisasi ekonomi yang disebabkan oleh kemajuan dari teknologi informasi bukan hanya mengubah pola produktivitas ekonomi tetapi juga meningkatkan tingkat produktivita, dan pada saat bersamaan juga menyebabkan perubahan struktural dalam kehidupan politik, kebudayaan, kehidupan sosial masyarakat dan juga konsep waktu dalam berbagai lapisan masyarakat.
Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi baru ini yaitu harus menyiapkan siswa untuk menghadapi semua tantangan yang berubah sangat cepat dalam masyarakat. Kemampuan untuk berbicara bahasa asing dan kemahiran komputer adalah dua kriteria yang biasa diminta masyarakat untuk memasuki era globalisasi baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Maka dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia hal itu membutuhkan tanggung jawab sangat tinggi bagi sistem pendidikan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa siswa dan kemahiran komputer.



   
BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan di atas dapat diringkas sebagai berikut:
1.    Hambatan pembelajaran siswa dalam teknologi informasi termasuk hambatan yang timbul dari siswa dan hambatan yang timbul dari luar diri siswa itu sendiri.
2.    Mengatasi hambatan siswa dalam belajar teknologi informasi melalui kesediaan siswa untuk belajar dengan berbagai faktor pendorong dan metode tepadu dan menarik.
3.    Pelaksanaan teknologi informasi, pembangunan yang lebih memadai dalam model kurikulum terpadu dan terintegrasi pembelajaran dengan metode pembelajaran terpadu juga.

B.    SARAN
Untuk mewujudkan tujuan pendidikan karakter pelajar. Teknologi informasi menciptakan berbagai pengetahuan tidak hanya siswa yang bisa karena hafalan. Kegiatan pendidikan karakter diharapkan menjadi diskusi, simulasi, dan kinerja untuk berbagai kegiatan sekolah, guru juga diharapkan untuk lebih aktif dalam pembelajaran mereka.





DAFTAR PUSTAKA

http://ikhsanu.blogspot.com/2011/01/makalah-bahasa-inggris.html#ixzz2EtEc7SJF
 http://www.wayantulus.com
http://edukasi.kompasiana.com/2012/10/02/pendidikan-karakter-atau-pendidikan-berkarakter-498437.html
http://aceh.tribunnews.com/2012/03/01/pendidikan-berkarakter
http://www.pendidikankarakter.com/pentingnya-pendidikan-karakter-dalam-dunia-pendidikan/
http://liyanasunanto.wordpress.com/2012/02/19/implementasi-dan-pengembangan-pendidikan-karakter-dalam-pembelajaran-di-sekolah-dasar/

Website

Makalah Perancangan Website
BAB I
PENDAHULUAN


1.1  LATAR BELAKANG
Perancangan halaman atau web design adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.
Elemen-elemen seperti teks, forms, images (GIFs, JPEGs, Portable Network Graphics) dan video dapat diletakkan didalam halaman menggunakan tag-tag HTML/XHTML/XML. Browser terkadang juga memerlukan Plug-ins seperti Adobe Flash, QuickTime, Java, dan sebagainya untuk menampilkan beberapa media yang diletakkan didalam halaman web menggunakan tag-tag HTML/XHTML.
    Halaman web dan situs web dapat berupa halaman statis, atau dapat diprogram secara dinamis sehingga menghasilkan halaman web dengan konten atau tampilan visual yang diinginkan, tergantung pada berbagai faktor, seperti masukan dari pengguna akhir, masukan dari Webmaster, atau perubahan dalam lingkungan komputasi (seperti situs yang terkait dengan database yang telah diubah).
    Desainerweb (webdesigner) adalah orang yang memiliki keahlian menciptakan konten presentasi (biasanya hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna-akhir melalui World Wide Web, menggunakan Webbrowser atau perangkat lunak Web-enabled lain seperti televisiinternet, Microblogging, RSS, dan sebagainya.
    Dengan berkembangnya spesialisasi dalam desain komunikasi dan bidang teknologi informasi, ada kecenderungan kuat untuk menarik garis yang jelas antara web design khusus untuk halaman web dan pengembangan web secara keseluruhan dari semua layanan berbasis web.

1.2  MASALAH
1.      Apa itu webside?
2.      Bagaimana langkah-langka dalam mendesain halaman web?
3.      Tag-tag apa saja yang digunakan untuk membuat halaman web?
4.      Bagaimana bentuk halaman web?

1.3  TUJUAN
Karya ilmiah ini bertujuan untuk menambah wawasan baik kepada para pembaca maupun bagi penyusun karya tersebut, hal ini dapat juga membantu  khususnya bagi mahasiswa Program Studi D-III Statistika, agar nantinya dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa dan materi pembelajaran.serta dapat meningkatkan wawasan bagi seluruh mahasiswa.
Selain itu karya ilmiah ini bertujuan untuk mengembangkan mahasiswa agar mampu membuat halaman webside pribadinya, dan mampu mendesain web tersebut agar lebih indah di pandang.
Tujuan bagi mahasiswa terhadap makalah ini adalah:
1.      Mahasiswa mampu mengetahui pengertian dari webside.
2.      Mahasiswa mampu mengetahui langkah-langkah dalam mendesain halaman web.
3.      Mahasiswa mampu mengetahui tag-tag yang digunakan dalam membuat halaman web.
4.      Mahasiswa mampu membuat halaman web pribaedinya masing-masing.

1.4  MANFAAT
Adapun manfaat dalam penulisan makalah ini adalah agar pembaca dapat memahami dan mengerti isi materi dalam karya ilmiah ini secara rinci dan terarah.
Manfaat yang lain adalah: mampu membuat halaman web pribaedinya masing-masing lalu di simpan dalam warnet melalui web server agar bias di lihat oleh pengunjung.




BAB II
PEMBAHASAN


A.      Pengenalan Perancangan Web
    Perancangan web adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.

B.       Langkah-Langkah Mendesain Halaman Web
       
     Untuk membangun sebuah website, diperlukan suatu langkah-langkah persiapan yang secara umum dibagi dalam lima tahap, yakni:

1.    Merumuskan tujuan membuat website
    Berdasarkan isi maupun tujuan, suatu website biasanya dapat digolongkan  menjadi seperti berikut ini:
a.    Website marketing, berfungsi sebagai media presentasi dan pemasaran.
b.    Website customer service, berfungsi sebagai media untuk melayani konsumen.
c.    Website e-Commerce, berfungsi sebagai media transaksi on-line.
d.   Website informasi/berita, berfungsi sebagai media informasi berita
   
2.    Menentukan isi website
     Faktor yang paling penting dalam suatu website adalah isi dari website itu sendiri.  Hal tersebut berkaitan dengan manfaat yang akan diperoleh  pengunjung dari sebuah website.

3.    Menentukan target pengunjung
    Meskipun suatu website mempunyai sifat terbuka dalam arti sebuah website bebas dikunjungi oleh semua orang, namun alangkah baiknya apabila dalam pembuatan website perlu dilakukan gambaran target yang akan dituju oleh sebuah website. Alasan ini lebih didasarkan pada penggunaan hardware dan aplikasi browser yang berbeda dengan setiap pengunjung.

4.    Menentukan struktur website
    Struktur website diperlukan untuk memberikan kemudahan dalam mengelola suatu website. Tentunya struktur tersebut harus disesuaikan dengan isi dari website.  Dengan memiliki struktur yang terorganisasi dengan baik, suatu website akan memberikan kemudahan dalam navigasi, editing dan pemeliharaan website tersebut.
   
5.    Desain website    
    Faktor keindahan desain tampilan dari suatu website merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam menetukan keberhasilan suatu website, selain faktor kecepatan loading.  Suatu situs yang baik memiliki suatu kesatuan desain bisa dikatakan memiliki kesamaan tema dalam halaman-halaman webnya.  Hal ini penting dalam segi estetika maupun segi navigasi.  Kesamaan desain yang biasanya dipertahankan antara lain kesamaan jenis font yang digunakan, warna, tombol navigasi (menu), letak menu dan sebagainya. Adapun hal-hal yang penting untuk diketahui seorang web designer adalah sebagai berikut:

a.     Prinsip-Prinsip Dasar Desain
        Untuk membangun suatu website yang baik, seorang web designer sebaiknya memperhatikan prinsip-prinsip yang ada, terlepas ia mempunyai bakat seni atau tidak.  Adapun prinsip-prinsip yang harus diperhatikan antara lain (komputek, 2001) :
a)    Unik. Yang dimaksud  dengan unik dalam mendesain suatu website adalah kesadaran seorang designer untuk tidak meniru atau menggunakan  karya orang lain.
b)   Komposisi. Untuk memperindah tampilan halaman web, seorang web designer harus betul-betul memahami komposisi, baik bentuk maupun warna yang akan digunakan dalam website yang dibuatnya.
c)    Simple. Banyak dari seorang web designer yang memegang prinsip-prinsip “ Keep it Simple”.  Hal ini ditujukan agar tampilan website terlihat rapi, bersih dan informatif.
d)   Semiotik. Arti semiotik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda-tanda.  Dalam hal ini diharapkan pengunjung dapat dengan dengan mudah dan cepat mengerti  ketika melihat tanda dan gambar yang ada dalam suatu website.
e)    Ergonomis. Ergonomis dalam mendesain website adalah kepunyaan yang akan didapatkan pengunjung dalam membaca dan kecepatan yang akan diperoleh pengunjung dalam mencari informasi. 
f)    Fokus. Fokus adalah hierarki prioritas dari pesan yang akan disampaikan.  Dengan adanya fokus tersebut, diharapkan pengunjung dapat memahami dan menentukan pesan mana yang lebih dahulu harus dibaca atau dilihat.
Konsistensi. Konsistensi adalah pemilihan bentuk atau style yang digunakan pada elemen-elemen perancangan web dan digunakan pada semua halaman website Website yang konsiten akan memberikan identitas tersendiri dan mampu memperlihatkan visi serta misi dari website tersebut.


a.         Elemen-elemen desain
        Desain grafis khususnya dalam halaman-halaman web terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut (Ariesto Hadi Sutopo,2002):
a.    Teks adalah bagian yang paling utama untuk menampilkan informasi
b.    Grafik atau Image merupakan elemen yang dapat membantu menjelaskan informasi.  Dengan penggunaan grafik maupun image orang lebih mudah memahami suatu pesan.
c.    Animasi merupakan sarana untuk menampilkan informasi dengan baik, disamping animasi merupakan daya tarik yang mudah diingat pengunjung.
d.   Video dapat merupakan hasil suatu rekaman dengan kamera video maupun hasil pengolahan dengan komputer.
e.    Suara melengkapi desain web, memberikan efek khusus pada suatu tampilan animasi serta memberikan kenyaman bagi pengunjung yang mendengarkannya
f.     Interaktive link dapat menggunakan button yang berupa teks, simbol, grafik, maupun image, yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam menyelusuri suatu website.


b.      Konsep Desain
        Pada intinya konsep mendesain tampilan website sangat berkaitan dengan desain gra-fis , dan pada dasarnya mengikut prinsip desain grafis secara umum.  Oleh karena itu alangkah baiknya jika dalam mendesain halaman tampilan website juga memperhatikan prinsip desain.  Prinsip-prinsip desain tersebut adalah:
1.    Komunikatif. Prinsip komunikatif berhubungan dengan corporate identity, isi pesan serta audiens.
2.    Estetis. Fungsi dari estetis ini adalah memberikan suatu keindahan, sehingga lebih  menarik minat pengunjung untuk lebih menggali informasi yang ditawarkan dari suatu website.
3.    Ekonomis. Desain web harus memperhatiakan faktor ekonomis dalam arti ukuran file yang digunakan.  Hal tersebut berkaitan erat dengan kecepatan akses yang ditawarkan suatu website.
        Untuk mendapatkan desain yang komunikatif, estetis dan ekonomis hendaknya seorang web designer perlu memperhatikan pedoman-pedoman yang ada untuk membuat tata letak suatu tampilan, yaitu dalam mengatur elemen-elemen layout.  Pedoman yang dimaksud adalah:
1.    Kesatuan. Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga merupakan kesatuan informasi pada satu halaman atau beberapa halaman.
2.    Balance. Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga terdapat keseimbangan secara keseluruhan.
3.    Kontras. Diperlukan untuk menonjolkan bagian yang dianggap lebih penting dari bagian lainnya.  Kontras dapat dinyatakan dengan membedakan ukuran serta warna dari elemen-elemen layout.
4.    Kontinyuitas. Informasi lebih dimengerti oleh pengguna bila mempunyai aliran-aliran yang baik, sedikit gangguan yang menghambatnya.  Suatu aliran informasi dapat dikatakan kontinyu dan harmonis bila tampilannya mencerminkan kesinambungan dari satu bagian ke bagian lain.  Kontinuitas dapat dibuat dengan membuat halaman-halaman mempunyai gaya, bentuk atau warna yang memberikan pengguna merasakan kesinambunagn dengan halaman lainnya.          
Bermacam-macam langkah yang digunakan untuk membuat layout dari suatu website. Berikut ini merupakan proses yang secara umum banyak dilakukan dalam pembuatan layout.
a.    Membuat sketsa desain. Seorang desainer bisa saja menuangkan ide dalam pembuatan interface dengan terlebih dahulu membuat sketsa di atas kertas.  Namun untuk kebanyakan orang, langkah ini biasanya dilewatkan dan langsung pada langkah pembuatan layout desain dengan menggunakan software.
b.    Membuat layout desain. Banyak software yang dapat digunakan membuat layout.  Salah satu diantaranya adalah Macromedia, proses ini dikerjakan setelah pembuatan sketsa desain.  Namun terkadang pembuatan layout merupakan proses yang pertama kali dikerjakan.
c.    Membagi gambar menjadi potongan-potongan kecil. Proses ini diperlukan untuk  meng-optimize waktu download.
d.   Membuat animasi. Animasi diperlukan untuk menghidupkan atau menjadikan website lebih interaktif.
A.    Tag-Tag Yang Digunakan Untuk Membuat Halaman Web

1.    Jenis-Jenis Tag Pada HTML

NO
    JENIS TAG    DESKRIPSI
1    <TITLE>    Untuk memberi judul dokumen
2    <BASE>    Untuk menentukan baris url sebuah dokumen
3    <LINK>    Untuk membuat relasi antar dokumem HTML
4    <META>    Untuk mendefinisikan informasi-informasi diluar html
5    <HR>    Untuk membuat garis batas horizontal dengan atribut
6    <PRE>    Untuk membuat tampilan  html pada broser sama dengan tampilan pada text editor
7    <TEXTARE><CITE>    Untuk membuat sebuah kotak text multibaris
8    <CITE>    Untuk menandai suatu ketikan
9    <CODE>    Untuk menampilkan kode program
10    <DFN>    Untuk menandai sebuah sub definisi daftar definisi
11    <B>    Untuk menebalkan huruf
12    <I>    Untuk memiringkan huruf
13    <U>    Untuk garis bawah text
14    <TT>    Untuk huruf masin ketik
15    <STRIKE>    Untuk garis horizontal pada tengah huruf
16    <BIG>    Untuk memperbesar tampilan huruf
17    <SMALL>    Untuk memperkecil tampilan huruf
18    <KBD>    Untuk menandai suatu text yang dimasukan oleh user melalui keyboard
19    <STRONG>    Untuk  menandai bagian terpenting dari suatu text
20    <VAR>    Untuk menampilkan nama variabel
21    <EM>    Untuk menandai suatu text yang ditentukan penulis
22    <SUB>    Untuk karakter subscript
23    <SUP>    Untukkarakter supercript
24    <BLOCKUOTE>    Untuk menandai suatu bagian khususkan dokumen
25    <FONT>    Untuk mengatur jenis, ukuran,dan warna huruf
26    <TH>    Untuk membuat judul coloum atau baris
27    <TD>    Untuk membuat coloum tabel
28    <FORM>    Untuk membuat sebuah form
29    <TEBLE>    Untuk mendefinisikan sebuah tabel
30    <TR>    Untuk membuat garis tabel
31    <SELECT>    Untuk membuat sebuah daftar pilihan
32    <H>    Untuk merupakan sekumpulan kata yang menjadi judul atau subjudul dalam suatu dokumen
33    <DIV>    Untuk membagi dokumen html dalam hierarki yang terstuktur
34    <SAMP>    Untuk menandai suatu text yang dimadsudkan sebagai contoh
35    <INPUT>    Untuk membuat dokumen yang digunakan untuk meminta informasi dari user

2.    Struktur dasar HTML
<HTML>
<HEAD>
    <TITLE> isikan text </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
isikan text sesuai keinginan
</BODY>
</HTML>

3.    Tag-Tag Pada Halaman Homepage

<html>
<head>
<title>Home</title>
</head>
<body bgcolor="white">
<table bgcolor="wind4" width=950 height=800 align=center border=2>
<tr>
<td>

<table background="amin.jpg" width=950 height=230 align=center border=0>
<tr><td>
<div align="center">
<font color="red" size="6"><b>

<marquee scrolldelay="100" style="Arial" width="850">Selamat Datang Di Website zainal_abidin_stk10</marquee></b></font></div>
</tr>
</td>
</table>
<table background="wind5.jpg"width=950 height=35 align=right border=0>
<tr>
<td>
<table background="wind.5.jpg" width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="Bagian I.html" Target="_top">
<font color="Blue"><b><center><font face="arial" size=4>Home</font></b></font>
</td></A>
</tr>
</table>

<table background="wind5.jpg"width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">
<font color="red"><b><center><font face="arial" size=4>Profil</font></b></font>
</tr>
</td></A>
</table>
<table background="wind5.jpg"width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="About.html" Target="_top">
<font color="silver"><b><center><font face="arial" size=4>About</font></b></font>
</tr>
</td></A>
</table>
</tr>
</td>
</table>

<table background="wind6.jpg" width=950 height=500 align=top border=0>
<tr><td width=250>
<table background="wind4.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45><A Href="Bagian I.html" Target="_top">
<center><font face="arial" size="4" color="blue"><b>Home</b></font></td></A></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45> <A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">
<center><font face="arial" size="4"color="aqua"><b>Profile</b></font></td></A></tr></table>
<table background="wind4.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45><A Href="About.html" Target="_top"<center><font face="arial" size="4" color="purple"><b>About</b></font></td></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=300><center>
<img src="JI.GIF" width=150 height=150> <p>
<A href="coki.html" target="_blank">
<img src="bo.jpg" height=100 width=100></A>
<p><A href="sapi.html" target="_blank"><img src="kai.jpg" height=100 width=100></A></p>
<p><A href="ode.html" target="_blank"><img src="satu.jpg" height=100 width=100></A></p>
</td></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=935 ALIGN=left VALIGN=top>
<form method="post" action="mailto:zainal_abidin@ymail.com">
Category Pilihan Website ini :
<select multiple name="ini" size="4">
<option value="Artikel" selected>Artikel</option>
<option value="Profile">Profile</option>
<option value="About">About</option>
<option value="Foto">Foto</option>
<option value="Biodata">Biodata</option>
<option value="Permainan" >permainan</option>
</select><p></P>
<input type="submit" value="Send">
</form>
<Pre>
</pre>
<form method="post" action="mailto:zainal_abidin.stat@yahoo.com">

Pilih Pendapat Anda tentang Website ini :
<input type="checkbox" name="ini" value="Bagus">Bagus<p></p>
<input type="checkbox" name="ini" value="Sedang">Sedang<p></P
<input type="checkbox" name="ini" value="Biasa">Biasa<p></p>
<input type="checkbox" name="ini" value="Jelek">Jelek<p></p>
<input type="submit" value="OK">
<P>
<H2 Align="center"><object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11CF-96B8-444553540000" id="obj1" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" width="150" border="0" height="150">
            <param name="movie" value="anaclock.swf">
            <param name="quality" value="high">
            <param name="bgcolor" value="#4883F9">
            <embed src="anaclock.swf" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" name="obj1" width="150" height="150">
        </object><br>
            <object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11CF-96B8-444553540000" id="obj1" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" width="150" border="0" height="40">
            <param name="movie" value="digiclock.swf">
            <param name="quality" value="high">
            <param name="bgcolor" value="#4883F9">
            <embed src="digiclock.swf" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" name="obj1" width="150" height="40">
        </object></H2>
</form>
</td></tr></table>
</td><td width=600>
<table background="wind6.jpg" border=0><tr><td width=700 height=450 Align=center valign=top><font face="French Script MT" size="7" color="red"><center><b><marquee>"Rumah-rumah ALLAH"</marquee></b></font>
<p></p>
<center>
<img src="1.jpg" width=400 height=400>
<br>
<></b></font></div>
</td></tr></table>

<table  width=550 height=950 align=center><tr><td align=justify valign=TOP>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font face="arial" size=6>Rumah-rumah ALLAH yang biasa disebut dengan mesjid merupakan tempat beribadah bagi umat islam,dengan menjalankan segala perintahnya yaitu dengan menunaikan shalat sebagaimana yang diwajibkan. Barang siapa yang memilihara masjid maka insya allah,allah akan memeliharanya pula dalam surganya. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama menjaga rumah allah tersebut agar kita semua masuk dalam surganya. </font>
</font></td></tr></table>
<center><font face="arial" size=3 color="blue">Halaman <A Href="Bagian I.html" Target="_top">  1, </A><A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">  2, </A><A Href="Bagian I.html" Target="_top">  Next  </A><A Href="Bagian I.html" Target="_top">  Back  <A>
</td></tr>
</table>
</tr>
</td>
</table>
<table background="satu.jpg"width=950 height=100 align=center border=0>
<tr><td>
<div align="center">
<font color="red" size="7"><b>
<marquee scrolldelay="100" style="Arial" width="850"><i>Sampai jumpa dilain waktu</i></marquee></b></font></div>
</tr>
</td>
</table>
</tr>
</td>
</table>
</boody>
</html>   


BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
        Desainerweb (webdesigner) adalah orang yang memiliki keahlian menciptakan konten presentasi (biasanya hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna-akhir melalui World Wide Web, menggunakan Webbrowser atau perangkat lunak Web-enabled lain seperti televisiinternet, Microblogging, RSS, dan sebagainya. Dengan berkembangnya spesialisasi dalam desain komunikasi dan bidang teknologi informasi, ada kecenderungan kuat untuk menarik garis yang jelas antara web design khusus untuk halaman web dan pengembangan web secara keseluruhan dari semua layanan berbasis web.
3.2 KRITIK DAN SARAN
        Dalam penyusunan karya ilmiah yang serba singkat mengenai ”Pembahasan tentang membuat halaman web pribadi” ini tentu banyak sekali kelemahan dan kekurangan dalam menjelaskan seluruh materi-materi, Oleh karena itu penulis meminta saran dan kritik pembaca demi kesempurnaan karya ilmiah ini dan akan membantu penyusunan karya ilmiah kedepannya. Karena penulis hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari iklaf,dosa dan kesalahan.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih.
 


DAFTAR PUSTAKA

Beazley,  David  M.,  Advanced  Python Programming,  Departement  of  Computer     Science  University  of  Chicago,  Chicago, 2000.
Downey, Allen, Cris Meyers,  Jeffrey Elkner, How  to  Think  Like  a  Computer      Scientist Learning  with  Python,  Green  Tea  Press, Wellesley, Massachusetts, 2002.
Fielding,  R.,  Hypertext  Transper  Protocol/1.1, Internet Society, 1995. 
Hetland,  Magnus  Lie,  Beginning  Python  from Novice to Profesional, Apress, Ney     York, 2005.
Mitchell,  Mark,  Jeffrey  Oldham,  Alex  Samuel. Advanced  Linux  Programming. New      Riders Publishing, Indiana, 2001.
http://natachrist.files.wordpress.com/2011/01/php-dan-mysql.png
         Teguh Salam.2007. Pemanfaatan MIME Base64 Untuk Menyembunyikan Source Code PHP. Bandung









Makalah Perancangan Website
BAB I
PENDAHULUAN


1.1  LATAR BELAKANG
Perancangan halaman atau web design adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.
Elemen-elemen seperti teks, forms, images (GIFs, JPEGs, Portable Network Graphics) dan video dapat diletakkan didalam halaman menggunakan tag-tag HTML/XHTML/XML. Browser terkadang juga memerlukan Plug-ins seperti Adobe Flash, QuickTime, Java, dan sebagainya untuk menampilkan beberapa media yang diletakkan didalam halaman web menggunakan tag-tag HTML/XHTML.
    Halaman web dan situs web dapat berupa halaman statis, atau dapat diprogram secara dinamis sehingga menghasilkan halaman web dengan konten atau tampilan visual yang diinginkan, tergantung pada berbagai faktor, seperti masukan dari pengguna akhir, masukan dari Webmaster, atau perubahan dalam lingkungan komputasi (seperti situs yang terkait dengan database yang telah diubah).
    Desainerweb (webdesigner) adalah orang yang memiliki keahlian menciptakan konten presentasi (biasanya hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna-akhir melalui World Wide Web, menggunakan Webbrowser atau perangkat lunak Web-enabled lain seperti televisiinternet, Microblogging, RSS, dan sebagainya.
    Dengan berkembangnya spesialisasi dalam desain komunikasi dan bidang teknologi informasi, ada kecenderungan kuat untuk menarik garis yang jelas antara web design khusus untuk halaman web dan pengembangan web secara keseluruhan dari semua layanan berbasis web.

1.2  MASALAH
1.      Apa itu webside?
2.      Bagaimana langkah-langka dalam mendesain halaman web?
3.      Tag-tag apa saja yang digunakan untuk membuat halaman web?
4.      Bagaimana bentuk halaman web?

1.3  TUJUAN
Karya ilmiah ini bertujuan untuk menambah wawasan baik kepada para pembaca maupun bagi penyusun karya tersebut, hal ini dapat juga membantu  khususnya bagi mahasiswa Program Studi D-III Statistika, agar nantinya dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa dan materi pembelajaran.serta dapat meningkatkan wawasan bagi seluruh mahasiswa.
Selain itu karya ilmiah ini bertujuan untuk mengembangkan mahasiswa agar mampu membuat halaman webside pribadinya, dan mampu mendesain web tersebut agar lebih indah di pandang.
Tujuan bagi mahasiswa terhadap makalah ini adalah:
1.      Mahasiswa mampu mengetahui pengertian dari webside.
2.      Mahasiswa mampu mengetahui langkah-langkah dalam mendesain halaman web.
3.      Mahasiswa mampu mengetahui tag-tag yang digunakan dalam membuat halaman web.
4.      Mahasiswa mampu membuat halaman web pribaedinya masing-masing.

1.4  MANFAAT
Adapun manfaat dalam penulisan makalah ini adalah agar pembaca dapat memahami dan mengerti isi materi dalam karya ilmiah ini secara rinci dan terarah.
Manfaat yang lain adalah: mampu membuat halaman web pribaedinya masing-masing lalu di simpan dalam warnet melalui web server agar bias di lihat oleh pengunjung.




BAB II
PEMBAHASAN


A.      Pengenalan Perancangan Web
    Perancangan web adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.

B.       Langkah-Langkah Mendesain Halaman Web
       
     Untuk membangun sebuah website, diperlukan suatu langkah-langkah persiapan yang secara umum dibagi dalam lima tahap, yakni:

1.    Merumuskan tujuan membuat website
    Berdasarkan isi maupun tujuan, suatu website biasanya dapat digolongkan  menjadi seperti berikut ini:
a.    Website marketing, berfungsi sebagai media presentasi dan pemasaran.
b.    Website customer service, berfungsi sebagai media untuk melayani konsumen.
c.    Website e-Commerce, berfungsi sebagai media transaksi on-line.
d.   Website informasi/berita, berfungsi sebagai media informasi berita
   
2.    Menentukan isi website
     Faktor yang paling penting dalam suatu website adalah isi dari website itu sendiri.  Hal tersebut berkaitan dengan manfaat yang akan diperoleh  pengunjung dari sebuah website.

3.    Menentukan target pengunjung
    Meskipun suatu website mempunyai sifat terbuka dalam arti sebuah website bebas dikunjungi oleh semua orang, namun alangkah baiknya apabila dalam pembuatan website perlu dilakukan gambaran target yang akan dituju oleh sebuah website. Alasan ini lebih didasarkan pada penggunaan hardware dan aplikasi browser yang berbeda dengan setiap pengunjung.

4.    Menentukan struktur website
    Struktur website diperlukan untuk memberikan kemudahan dalam mengelola suatu website. Tentunya struktur tersebut harus disesuaikan dengan isi dari website.  Dengan memiliki struktur yang terorganisasi dengan baik, suatu website akan memberikan kemudahan dalam navigasi, editing dan pemeliharaan website tersebut.
   
5.    Desain website    
    Faktor keindahan desain tampilan dari suatu website merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam menetukan keberhasilan suatu website, selain faktor kecepatan loading.  Suatu situs yang baik memiliki suatu kesatuan desain bisa dikatakan memiliki kesamaan tema dalam halaman-halaman webnya.  Hal ini penting dalam segi estetika maupun segi navigasi.  Kesamaan desain yang biasanya dipertahankan antara lain kesamaan jenis font yang digunakan, warna, tombol navigasi (menu), letak menu dan sebagainya. Adapun hal-hal yang penting untuk diketahui seorang web designer adalah sebagai berikut:

a.     Prinsip-Prinsip Dasar Desain
        Untuk membangun suatu website yang baik, seorang web designer sebaiknya memperhatikan prinsip-prinsip yang ada, terlepas ia mempunyai bakat seni atau tidak.  Adapun prinsip-prinsip yang harus diperhatikan antara lain (komputek, 2001) :
a)    Unik. Yang dimaksud  dengan unik dalam mendesain suatu website adalah kesadaran seorang designer untuk tidak meniru atau menggunakan  karya orang lain.
b)   Komposisi. Untuk memperindah tampilan halaman web, seorang web designer harus betul-betul memahami komposisi, baik bentuk maupun warna yang akan digunakan dalam website yang dibuatnya.
c)    Simple. Banyak dari seorang web designer yang memegang prinsip-prinsip “ Keep it Simple”.  Hal ini ditujukan agar tampilan website terlihat rapi, bersih dan informatif.
d)   Semiotik. Arti semiotik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda-tanda.  Dalam hal ini diharapkan pengunjung dapat dengan dengan mudah dan cepat mengerti  ketika melihat tanda dan gambar yang ada dalam suatu website.
e)    Ergonomis. Ergonomis dalam mendesain website adalah kepunyaan yang akan didapatkan pengunjung dalam membaca dan kecepatan yang akan diperoleh pengunjung dalam mencari informasi. 
f)    Fokus. Fokus adalah hierarki prioritas dari pesan yang akan disampaikan.  Dengan adanya fokus tersebut, diharapkan pengunjung dapat memahami dan menentukan pesan mana yang lebih dahulu harus dibaca atau dilihat.
Konsistensi. Konsistensi adalah pemilihan bentuk atau style yang digunakan pada elemen-elemen perancangan web dan digunakan pada semua halaman website Website yang konsiten akan memberikan identitas tersendiri dan mampu memperlihatkan visi serta misi dari website tersebut.


a.         Elemen-elemen desain
        Desain grafis khususnya dalam halaman-halaman web terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut (Ariesto Hadi Sutopo,2002):
a.    Teks adalah bagian yang paling utama untuk menampilkan informasi
b.    Grafik atau Image merupakan elemen yang dapat membantu menjelaskan informasi.  Dengan penggunaan grafik maupun image orang lebih mudah memahami suatu pesan.
c.    Animasi merupakan sarana untuk menampilkan informasi dengan baik, disamping animasi merupakan daya tarik yang mudah diingat pengunjung.
d.   Video dapat merupakan hasil suatu rekaman dengan kamera video maupun hasil pengolahan dengan komputer.
e.    Suara melengkapi desain web, memberikan efek khusus pada suatu tampilan animasi serta memberikan kenyaman bagi pengunjung yang mendengarkannya
f.     Interaktive link dapat menggunakan button yang berupa teks, simbol, grafik, maupun image, yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam menyelusuri suatu website.


b.      Konsep Desain
        Pada intinya konsep mendesain tampilan website sangat berkaitan dengan desain gra-fis , dan pada dasarnya mengikut prinsip desain grafis secara umum.  Oleh karena itu alangkah baiknya jika dalam mendesain halaman tampilan website juga memperhatikan prinsip desain.  Prinsip-prinsip desain tersebut adalah:
1.    Komunikatif. Prinsip komunikatif berhubungan dengan corporate identity, isi pesan serta audiens.
2.    Estetis. Fungsi dari estetis ini adalah memberikan suatu keindahan, sehingga lebih  menarik minat pengunjung untuk lebih menggali informasi yang ditawarkan dari suatu website.
3.    Ekonomis. Desain web harus memperhatiakan faktor ekonomis dalam arti ukuran file yang digunakan.  Hal tersebut berkaitan erat dengan kecepatan akses yang ditawarkan suatu website.
        Untuk mendapatkan desain yang komunikatif, estetis dan ekonomis hendaknya seorang web designer perlu memperhatikan pedoman-pedoman yang ada untuk membuat tata letak suatu tampilan, yaitu dalam mengatur elemen-elemen layout.  Pedoman yang dimaksud adalah:
1.    Kesatuan. Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga merupakan kesatuan informasi pada satu halaman atau beberapa halaman.
2.    Balance. Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga terdapat keseimbangan secara keseluruhan.
3.    Kontras. Diperlukan untuk menonjolkan bagian yang dianggap lebih penting dari bagian lainnya.  Kontras dapat dinyatakan dengan membedakan ukuran serta warna dari elemen-elemen layout.
4.    Kontinyuitas. Informasi lebih dimengerti oleh pengguna bila mempunyai aliran-aliran yang baik, sedikit gangguan yang menghambatnya.  Suatu aliran informasi dapat dikatakan kontinyu dan harmonis bila tampilannya mencerminkan kesinambungan dari satu bagian ke bagian lain.  Kontinuitas dapat dibuat dengan membuat halaman-halaman mempunyai gaya, bentuk atau warna yang memberikan pengguna merasakan kesinambunagn dengan halaman lainnya.          
Bermacam-macam langkah yang digunakan untuk membuat layout dari suatu website. Berikut ini merupakan proses yang secara umum banyak dilakukan dalam pembuatan layout.
a.    Membuat sketsa desain. Seorang desainer bisa saja menuangkan ide dalam pembuatan interface dengan terlebih dahulu membuat sketsa di atas kertas.  Namun untuk kebanyakan orang, langkah ini biasanya dilewatkan dan langsung pada langkah pembuatan layout desain dengan menggunakan software.
b.    Membuat layout desain. Banyak software yang dapat digunakan membuat layout.  Salah satu diantaranya adalah Macromedia, proses ini dikerjakan setelah pembuatan sketsa desain.  Namun terkadang pembuatan layout merupakan proses yang pertama kali dikerjakan.
c.    Membagi gambar menjadi potongan-potongan kecil. Proses ini diperlukan untuk  meng-optimize waktu download.
d.   Membuat animasi. Animasi diperlukan untuk menghidupkan atau menjadikan website lebih interaktif.
A.    Tag-Tag Yang Digunakan Untuk Membuat Halaman Web

1.    Jenis-Jenis Tag Pada HTML

NO
    JENIS TAG    DESKRIPSI
1    <TITLE>    Untuk memberi judul dokumen
2    <BASE>    Untuk menentukan baris url sebuah dokumen
3    <LINK>    Untuk membuat relasi antar dokumem HTML
4    <META>    Untuk mendefinisikan informasi-informasi diluar html
5    <HR>    Untuk membuat garis batas horizontal dengan atribut
6    <PRE>    Untuk membuat tampilan  html pada broser sama dengan tampilan pada text editor
7    <TEXTARE><CITE>    Untuk membuat sebuah kotak text multibaris
8    <CITE>    Untuk menandai suatu ketikan
9    <CODE>    Untuk menampilkan kode program
10    <DFN>    Untuk menandai sebuah sub definisi daftar definisi
11    <B>    Untuk menebalkan huruf
12    <I>    Untuk memiringkan huruf
13    <U>    Untuk garis bawah text
14    <TT>    Untuk huruf masin ketik
15    <STRIKE>    Untuk garis horizontal pada tengah huruf
16    <BIG>    Untuk memperbesar tampilan huruf
17    <SMALL>    Untuk memperkecil tampilan huruf
18    <KBD>    Untuk menandai suatu text yang dimasukan oleh user melalui keyboard
19    <STRONG>    Untuk  menandai bagian terpenting dari suatu text
20    <VAR>    Untuk menampilkan nama variabel
21    <EM>    Untuk menandai suatu text yang ditentukan penulis
22    <SUB>    Untuk karakter subscript
23    <SUP>    Untukkarakter supercript
24    <BLOCKUOTE>    Untuk menandai suatu bagian khususkan dokumen
25    <FONT>    Untuk mengatur jenis, ukuran,dan warna huruf
26    <TH>    Untuk membuat judul coloum atau baris
27    <TD>    Untuk membuat coloum tabel
28    <FORM>    Untuk membuat sebuah form
29    <TEBLE>    Untuk mendefinisikan sebuah tabel
30    <TR>    Untuk membuat garis tabel
31    <SELECT>    Untuk membuat sebuah daftar pilihan
32    <H>    Untuk merupakan sekumpulan kata yang menjadi judul atau subjudul dalam suatu dokumen
33    <DIV>    Untuk membagi dokumen html dalam hierarki yang terstuktur
34    <SAMP>    Untuk menandai suatu text yang dimadsudkan sebagai contoh
35    <INPUT>    Untuk membuat dokumen yang digunakan untuk meminta informasi dari user

2.    Struktur dasar HTML
<HTML>
<HEAD>
    <TITLE> isikan text </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
isikan text sesuai keinginan
</BODY>
</HTML>

3.    Tag-Tag Pada Halaman Homepage

<html>
<head>
<title>Home</title>
</head>
<body bgcolor="white">
<table bgcolor="wind4" width=950 height=800 align=center border=2>
<tr>
<td>

<table background="amin.jpg" width=950 height=230 align=center border=0>
<tr><td>
<div align="center">
<font color="red" size="6"><b>

<marquee scrolldelay="100" style="Arial" width="850">Selamat Datang Di Website zainal_abidin_stk10</marquee></b></font></div>
</tr>
</td>
</table>
<table background="wind5.jpg"width=950 height=35 align=right border=0>
<tr>
<td>
<table background="wind.5.jpg" width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="Bagian I.html" Target="_top">
<font color="Blue"><b><center><font face="arial" size=4>Home</font></b></font>
</td></A>
</tr>
</table>

<table background="wind5.jpg"width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">
<font color="red"><b><center><font face="arial" size=4>Profil</font></b></font>
</tr>
</td></A>
</table>
<table background="wind5.jpg"width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="About.html" Target="_top">
<font color="silver"><b><center><font face="arial" size=4>About</font></b></font>
</tr>
</td></A>
</table>
</tr>
</td>
</table>

<table background="wind6.jpg" width=950 height=500 align=top border=0>
<tr><td width=250>
<table background="wind4.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45><A Href="Bagian I.html" Target="_top">
<center><font face="arial" size="4" color="blue"><b>Home</b></font></td></A></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45> <A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">
<center><font face="arial" size="4"color="aqua"><b>Profile</b></font></td></A></tr></table>
<table background="wind4.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45><A Href="About.html" Target="_top"<center><font face="arial" size="4" color="purple"><b>About</b></font></td></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=300><center>
<img src="JI.GIF" width=150 height=150> <p>
<A href="coki.html" target="_blank">
<img src="bo.jpg" height=100 width=100></A>
<p><A href="sapi.html" target="_blank"><img src="kai.jpg" height=100 width=100></A></p>
<p><A href="ode.html" target="_blank"><img src="satu.jpg" height=100 width=100></A></p>
</td></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=935 ALIGN=left VALIGN=top>
<form method="post" action="mailto:zainal_abidin@ymail.com">
Category Pilihan Website ini :
<select multiple name="ini" size="4">
<option value="Artikel" selected>Artikel</option>
<option value="Profile">Profile</option>
<option value="About">About</option>
<option value="Foto">Foto</option>
<option value="Biodata">Biodata</option>
<option value="Permainan" >permainan</option>
</select><p></P>
<input type="submit" value="Send">
</form>
<Pre>
</pre>
<form method="post" action="mailto:zainal_abidin.stat@yahoo.com">

Pilih Pendapat Anda tentang Website ini :
<input type="checkbox" name="ini" value="Bagus">Bagus<p></p>
<input type="checkbox" name="ini" value="Sedang">Sedang<p></P
<input type="checkbox" name="ini" value="Biasa">Biasa<p></p>
<input type="checkbox" name="ini" value="Jelek">Jelek<p></p>
<input type="submit" value="OK">
<P>
<H2 Align="center"><object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11CF-96B8-444553540000" id="obj1" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" width="150" border="0" height="150">
            <param name="movie" value="anaclock.swf">
            <param name="quality" value="high">
            <param name="bgcolor" value="#4883F9">
            <embed src="anaclock.swf" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" name="obj1" width="150" height="150">
        </object><br>
            <object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11CF-96B8-444553540000" id="obj1" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" width="150" border="0" height="40">
            <param name="movie" value="digiclock.swf">
            <param name="quality" value="high">
            <param name="bgcolor" value="#4883F9">
            <embed src="digiclock.swf" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" name="obj1" width="150" height="40">
        </object></H2>
</form>
</td></tr></table>
</td><td width=600>
<table background="wind6.jpg" border=0><tr><td width=700 height=450 Align=center valign=top><font face="French Script MT" size="7" color="red"><center><b><marquee>"Rumah-rumah ALLAH"</marquee></b></font>
<p></p>
<center>
<img src="1.jpg" width=400 height=400>
<br>
<></b></font></div>
</td></tr></table>

<table  width=550 height=950 align=center><tr><td align=justify valign=TOP>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font face="arial" size=6>Rumah-rumah ALLAH yang biasa disebut dengan mesjid merupakan tempat beribadah bagi umat islam,dengan menjalankan segala perintahnya yaitu dengan menunaikan shalat sebagaimana yang diwajibkan. Barang siapa yang memilihara masjid maka insya allah,allah akan memeliharanya pula dalam surganya. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama menjaga rumah allah tersebut agar kita semua masuk dalam surganya. </font>
</font></td></tr></table>
<center><font face="arial" size=3 color="blue">Halaman <A Href="Bagian I.html" Target="_top">  1, </A><A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">  2, </A><A Href="Bagian I.html" Target="_top">  Next  </A><A Href="Bagian I.html" Target="_top">  Back  <A>
</td></tr>
</table>
</tr>
</td>
</table>
<table background="satu.jpg"width=950 height=100 align=center border=0>
<tr><td>
<div align="center">
<font color="red" size="7"><b>
<marquee scrolldelay="100" style="Arial" width="850"><i>Sampai jumpa dilain waktu</i></marquee></b></font></div>
</tr>
</td>
</table>
</tr>
</td>
</table>
</boody>
</html>   


BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
        Desainerweb (webdesigner) adalah orang yang memiliki keahlian menciptakan konten presentasi (biasanya hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna-akhir melalui World Wide Web, menggunakan Webbrowser atau perangkat lunak Web-enabled lain seperti televisiinternet, Microblogging, RSS, dan sebagainya. Dengan berkembangnya spesialisasi dalam desain komunikasi dan bidang teknologi informasi, ada kecenderungan kuat untuk menarik garis yang jelas antara web design khusus untuk halaman web dan pengembangan web secara keseluruhan dari semua layanan berbasis web.
3.2 KRITIK DAN SARAN
        Dalam penyusunan karya ilmiah yang serba singkat mengenai ”Pembahasan tentang membuat halaman web pribadi” ini tentu banyak sekali kelemahan dan kekurangan dalam menjelaskan seluruh materi-materi, Oleh karena itu penulis meminta saran dan kritik pembaca demi kesempurnaan karya ilmiah ini dan akan membantu penyusunan karya ilmiah kedepannya. Karena penulis hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari iklaf,dosa dan kesalahan.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih.
 


DAFTAR PUSTAKA

Beazley,  David  M.,  Advanced  Python Programming,  Departement  of  Computer     Science  University  of  Chicago,  Chicago, 2000.
Downey, Allen, Cris Meyers,  Jeffrey Elkner, How  to  Think  Like  a  Computer      Scientist Learning  with  Python,  Green  Tea  Press, Wellesley, Massachusetts, 2002.
Fielding,  R.,  Hypertext  Transper  Protocol/1.1, Internet Society, 1995. 
Hetland,  Magnus  Lie,  Beginning  Python  from Novice to Profesional, Apress, Ney     York, 2005.
Mitchell,  Mark,  Jeffrey  Oldham,  Alex  Samuel. Advanced  Linux  Programming. New      Riders Publishing, Indiana, 2001.
http://natachrist.files.wordpress.com/2011/01/php-dan-mysql.png
         Teguh Salam.2007. Pemanfaatan MIME Base64 Untuk Menyembunyikan Source Code PHP. Bandung









Makalah Perancangan Website
BAB I
PENDAHULUAN


1.1  LATAR BELAKANG
Perancangan halaman atau web design adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.
Elemen-elemen seperti teks, forms, images (GIFs, JPEGs, Portable Network Graphics) dan video dapat diletakkan didalam halaman menggunakan tag-tag HTML/XHTML/XML. Browser terkadang juga memerlukan Plug-ins seperti Adobe Flash, QuickTime, Java, dan sebagainya untuk menampilkan beberapa media yang diletakkan didalam halaman web menggunakan tag-tag HTML/XHTML.
    Halaman web dan situs web dapat berupa halaman statis, atau dapat diprogram secara dinamis sehingga menghasilkan halaman web dengan konten atau tampilan visual yang diinginkan, tergantung pada berbagai faktor, seperti masukan dari pengguna akhir, masukan dari Webmaster, atau perubahan dalam lingkungan komputasi (seperti situs yang terkait dengan database yang telah diubah).
    Desainerweb (webdesigner) adalah orang yang memiliki keahlian menciptakan konten presentasi (biasanya hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna-akhir melalui World Wide Web, menggunakan Webbrowser atau perangkat lunak Web-enabled lain seperti televisiinternet, Microblogging, RSS, dan sebagainya.
    Dengan berkembangnya spesialisasi dalam desain komunikasi dan bidang teknologi informasi, ada kecenderungan kuat untuk menarik garis yang jelas antara web design khusus untuk halaman web dan pengembangan web secara keseluruhan dari semua layanan berbasis web.

1.2  MASALAH
1.      Apa itu webside?
2.      Bagaimana langkah-langka dalam mendesain halaman web?
3.      Tag-tag apa saja yang digunakan untuk membuat halaman web?
4.      Bagaimana bentuk halaman web?

1.3  TUJUAN
Karya ilmiah ini bertujuan untuk menambah wawasan baik kepada para pembaca maupun bagi penyusun karya tersebut, hal ini dapat juga membantu  khususnya bagi mahasiswa Program Studi D-III Statistika, agar nantinya dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa dan materi pembelajaran.serta dapat meningkatkan wawasan bagi seluruh mahasiswa.
Selain itu karya ilmiah ini bertujuan untuk mengembangkan mahasiswa agar mampu membuat halaman webside pribadinya, dan mampu mendesain web tersebut agar lebih indah di pandang.
Tujuan bagi mahasiswa terhadap makalah ini adalah:
1.      Mahasiswa mampu mengetahui pengertian dari webside.
2.      Mahasiswa mampu mengetahui langkah-langkah dalam mendesain halaman web.
3.      Mahasiswa mampu mengetahui tag-tag yang digunakan dalam membuat halaman web.
4.      Mahasiswa mampu membuat halaman web pribaedinya masing-masing.

1.4  MANFAAT
Adapun manfaat dalam penulisan makalah ini adalah agar pembaca dapat memahami dan mengerti isi materi dalam karya ilmiah ini secara rinci dan terarah.
Manfaat yang lain adalah: mampu membuat halaman web pribaedinya masing-masing lalu di simpan dalam warnet melalui web server agar bias di lihat oleh pengunjung.




BAB II
PEMBAHASAN


A.      Pengenalan Perancangan Web
    Perancangan web adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.

B.       Langkah-Langkah Mendesain Halaman Web
       
     Untuk membangun sebuah website, diperlukan suatu langkah-langkah persiapan yang secara umum dibagi dalam lima tahap, yakni:

1.    Merumuskan tujuan membuat website
    Berdasarkan isi maupun tujuan, suatu website biasanya dapat digolongkan  menjadi seperti berikut ini:
a.    Website marketing, berfungsi sebagai media presentasi dan pemasaran.
b.    Website customer service, berfungsi sebagai media untuk melayani konsumen.
c.    Website e-Commerce, berfungsi sebagai media transaksi on-line.
d.   Website informasi/berita, berfungsi sebagai media informasi berita
   
2.    Menentukan isi website
     Faktor yang paling penting dalam suatu website adalah isi dari website itu sendiri.  Hal tersebut berkaitan dengan manfaat yang akan diperoleh  pengunjung dari sebuah website.

3.    Menentukan target pengunjung
    Meskipun suatu website mempunyai sifat terbuka dalam arti sebuah website bebas dikunjungi oleh semua orang, namun alangkah baiknya apabila dalam pembuatan website perlu dilakukan gambaran target yang akan dituju oleh sebuah website. Alasan ini lebih didasarkan pada penggunaan hardware dan aplikasi browser yang berbeda dengan setiap pengunjung.

4.    Menentukan struktur website
    Struktur website diperlukan untuk memberikan kemudahan dalam mengelola suatu website. Tentunya struktur tersebut harus disesuaikan dengan isi dari website.  Dengan memiliki struktur yang terorganisasi dengan baik, suatu website akan memberikan kemudahan dalam navigasi, editing dan pemeliharaan website tersebut.
   
5.    Desain website    
    Faktor keindahan desain tampilan dari suatu website merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam menetukan keberhasilan suatu website, selain faktor kecepatan loading.  Suatu situs yang baik memiliki suatu kesatuan desain bisa dikatakan memiliki kesamaan tema dalam halaman-halaman webnya.  Hal ini penting dalam segi estetika maupun segi navigasi.  Kesamaan desain yang biasanya dipertahankan antara lain kesamaan jenis font yang digunakan, warna, tombol navigasi (menu), letak menu dan sebagainya. Adapun hal-hal yang penting untuk diketahui seorang web designer adalah sebagai berikut:

a.     Prinsip-Prinsip Dasar Desain
        Untuk membangun suatu website yang baik, seorang web designer sebaiknya memperhatikan prinsip-prinsip yang ada, terlepas ia mempunyai bakat seni atau tidak.  Adapun prinsip-prinsip yang harus diperhatikan antara lain (komputek, 2001) :
a)    Unik. Yang dimaksud  dengan unik dalam mendesain suatu website adalah kesadaran seorang designer untuk tidak meniru atau menggunakan  karya orang lain.
b)   Komposisi. Untuk memperindah tampilan halaman web, seorang web designer harus betul-betul memahami komposisi, baik bentuk maupun warna yang akan digunakan dalam website yang dibuatnya.
c)    Simple. Banyak dari seorang web designer yang memegang prinsip-prinsip “ Keep it Simple”.  Hal ini ditujukan agar tampilan website terlihat rapi, bersih dan informatif.
d)   Semiotik. Arti semiotik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda-tanda.  Dalam hal ini diharapkan pengunjung dapat dengan dengan mudah dan cepat mengerti  ketika melihat tanda dan gambar yang ada dalam suatu website.
e)    Ergonomis. Ergonomis dalam mendesain website adalah kepunyaan yang akan didapatkan pengunjung dalam membaca dan kecepatan yang akan diperoleh pengunjung dalam mencari informasi. 
f)    Fokus. Fokus adalah hierarki prioritas dari pesan yang akan disampaikan.  Dengan adanya fokus tersebut, diharapkan pengunjung dapat memahami dan menentukan pesan mana yang lebih dahulu harus dibaca atau dilihat.
Konsistensi. Konsistensi adalah pemilihan bentuk atau style yang digunakan pada elemen-elemen perancangan web dan digunakan pada semua halaman website Website yang konsiten akan memberikan identitas tersendiri dan mampu memperlihatkan visi serta misi dari website tersebut.


a.         Elemen-elemen desain
        Desain grafis khususnya dalam halaman-halaman web terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut (Ariesto Hadi Sutopo,2002):
a.    Teks adalah bagian yang paling utama untuk menampilkan informasi
b.    Grafik atau Image merupakan elemen yang dapat membantu menjelaskan informasi.  Dengan penggunaan grafik maupun image orang lebih mudah memahami suatu pesan.
c.    Animasi merupakan sarana untuk menampilkan informasi dengan baik, disamping animasi merupakan daya tarik yang mudah diingat pengunjung.
d.   Video dapat merupakan hasil suatu rekaman dengan kamera video maupun hasil pengolahan dengan komputer.
e.    Suara melengkapi desain web, memberikan efek khusus pada suatu tampilan animasi serta memberikan kenyaman bagi pengunjung yang mendengarkannya
f.     Interaktive link dapat menggunakan button yang berupa teks, simbol, grafik, maupun image, yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam menyelusuri suatu website.


b.      Konsep Desain
        Pada intinya konsep mendesain tampilan website sangat berkaitan dengan desain gra-fis , dan pada dasarnya mengikut prinsip desain grafis secara umum.  Oleh karena itu alangkah baiknya jika dalam mendesain halaman tampilan website juga memperhatikan prinsip desain.  Prinsip-prinsip desain tersebut adalah:
1.    Komunikatif. Prinsip komunikatif berhubungan dengan corporate identity, isi pesan serta audiens.
2.    Estetis. Fungsi dari estetis ini adalah memberikan suatu keindahan, sehingga lebih  menarik minat pengunjung untuk lebih menggali informasi yang ditawarkan dari suatu website.
3.    Ekonomis. Desain web harus memperhatiakan faktor ekonomis dalam arti ukuran file yang digunakan.  Hal tersebut berkaitan erat dengan kecepatan akses yang ditawarkan suatu website.
        Untuk mendapatkan desain yang komunikatif, estetis dan ekonomis hendaknya seorang web designer perlu memperhatikan pedoman-pedoman yang ada untuk membuat tata letak suatu tampilan, yaitu dalam mengatur elemen-elemen layout.  Pedoman yang dimaksud adalah:
1.    Kesatuan. Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga merupakan kesatuan informasi pada satu halaman atau beberapa halaman.
2.    Balance. Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga terdapat keseimbangan secara keseluruhan.
3.    Kontras. Diperlukan untuk menonjolkan bagian yang dianggap lebih penting dari bagian lainnya.  Kontras dapat dinyatakan dengan membedakan ukuran serta warna dari elemen-elemen layout.
4.    Kontinyuitas. Informasi lebih dimengerti oleh pengguna bila mempunyai aliran-aliran yang baik, sedikit gangguan yang menghambatnya.  Suatu aliran informasi dapat dikatakan kontinyu dan harmonis bila tampilannya mencerminkan kesinambungan dari satu bagian ke bagian lain.  Kontinuitas dapat dibuat dengan membuat halaman-halaman mempunyai gaya, bentuk atau warna yang memberikan pengguna merasakan kesinambunagn dengan halaman lainnya.          
Bermacam-macam langkah yang digunakan untuk membuat layout dari suatu website. Berikut ini merupakan proses yang secara umum banyak dilakukan dalam pembuatan layout.
a.    Membuat sketsa desain. Seorang desainer bisa saja menuangkan ide dalam pembuatan interface dengan terlebih dahulu membuat sketsa di atas kertas.  Namun untuk kebanyakan orang, langkah ini biasanya dilewatkan dan langsung pada langkah pembuatan layout desain dengan menggunakan software.
b.    Membuat layout desain. Banyak software yang dapat digunakan membuat layout.  Salah satu diantaranya adalah Macromedia, proses ini dikerjakan setelah pembuatan sketsa desain.  Namun terkadang pembuatan layout merupakan proses yang pertama kali dikerjakan.
c.    Membagi gambar menjadi potongan-potongan kecil. Proses ini diperlukan untuk  meng-optimize waktu download.
d.   Membuat animasi. Animasi diperlukan untuk menghidupkan atau menjadikan website lebih interaktif.
A.    Tag-Tag Yang Digunakan Untuk Membuat Halaman Web

1.    Jenis-Jenis Tag Pada HTML

NO
    JENIS TAG    DESKRIPSI
1    <TITLE>    Untuk memberi judul dokumen
2    <BASE>    Untuk menentukan baris url sebuah dokumen
3    <LINK>    Untuk membuat relasi antar dokumem HTML
4    <META>    Untuk mendefinisikan informasi-informasi diluar html
5    <HR>    Untuk membuat garis batas horizontal dengan atribut
6    <PRE>    Untuk membuat tampilan  html pada broser sama dengan tampilan pada text editor
7    <TEXTARE><CITE>    Untuk membuat sebuah kotak text multibaris
8    <CITE>    Untuk menandai suatu ketikan
9    <CODE>    Untuk menampilkan kode program
10    <DFN>    Untuk menandai sebuah sub definisi daftar definisi
11    <B>    Untuk menebalkan huruf
12    <I>    Untuk memiringkan huruf
13    <U>    Untuk garis bawah text
14    <TT>    Untuk huruf masin ketik
15    <STRIKE>    Untuk garis horizontal pada tengah huruf
16    <BIG>    Untuk memperbesar tampilan huruf
17    <SMALL>    Untuk memperkecil tampilan huruf
18    <KBD>    Untuk menandai suatu text yang dimasukan oleh user melalui keyboard
19    <STRONG>    Untuk  menandai bagian terpenting dari suatu text
20    <VAR>    Untuk menampilkan nama variabel
21    <EM>    Untuk menandai suatu text yang ditentukan penulis
22    <SUB>    Untuk karakter subscript
23    <SUP>    Untukkarakter supercript
24    <BLOCKUOTE>    Untuk menandai suatu bagian khususkan dokumen
25    <FONT>    Untuk mengatur jenis, ukuran,dan warna huruf
26    <TH>    Untuk membuat judul coloum atau baris
27    <TD>    Untuk membuat coloum tabel
28    <FORM>    Untuk membuat sebuah form
29    <TEBLE>    Untuk mendefinisikan sebuah tabel
30    <TR>    Untuk membuat garis tabel
31    <SELECT>    Untuk membuat sebuah daftar pilihan
32    <H>    Untuk merupakan sekumpulan kata yang menjadi judul atau subjudul dalam suatu dokumen
33    <DIV>    Untuk membagi dokumen html dalam hierarki yang terstuktur
34    <SAMP>    Untuk menandai suatu text yang dimadsudkan sebagai contoh
35    <INPUT>    Untuk membuat dokumen yang digunakan untuk meminta informasi dari user

2.    Struktur dasar HTML
<HTML>
<HEAD>
    <TITLE> isikan text </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
isikan text sesuai keinginan
</BODY>
</HTML>

3.    Tag-Tag Pada Halaman Homepage

<html>
<head>
<title>Home</title>
</head>
<body bgcolor="white">
<table bgcolor="wind4" width=950 height=800 align=center border=2>
<tr>
<td>

<table background="amin.jpg" width=950 height=230 align=center border=0>
<tr><td>
<div align="center">
<font color="red" size="6"><b>

<marquee scrolldelay="100" style="Arial" width="850">Selamat Datang Di Website zainal_abidin_stk10</marquee></b></font></div>
</tr>
</td>
</table>
<table background="wind5.jpg"width=950 height=35 align=right border=0>
<tr>
<td>
<table background="wind.5.jpg" width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="Bagian I.html" Target="_top">
<font color="Blue"><b><center><font face="arial" size=4>Home</font></b></font>
</td></A>
</tr>
</table>

<table background="wind5.jpg"width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">
<font color="red"><b><center><font face="arial" size=4>Profil</font></b></font>
</tr>
</td></A>
</table>
<table background="wind5.jpg"width=86 height=37 align=left border=0>
<tr>
<td><A Href="About.html" Target="_top">
<font color="silver"><b><center><font face="arial" size=4>About</font></b></font>
</tr>
</td></A>
</table>
</tr>
</td>
</table>

<table background="wind6.jpg" width=950 height=500 align=top border=0>
<tr><td width=250>
<table background="wind4.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45><A Href="Bagian I.html" Target="_top">
<center><font face="arial" size="4" color="blue"><b>Home</b></font></td></A></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45> <A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">
<center><font face="arial" size="4"color="aqua"><b>Profile</b></font></td></A></tr></table>
<table background="wind4.jpg" border=2><tr><td width=260 height=45><A Href="About.html" Target="_top"<center><font face="arial" size="4" color="purple"><b>About</b></font></td></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=300><center>
<img src="JI.GIF" width=150 height=150> <p>
<A href="coki.html" target="_blank">
<img src="bo.jpg" height=100 width=100></A>
<p><A href="sapi.html" target="_blank"><img src="kai.jpg" height=100 width=100></A></p>
<p><A href="ode.html" target="_blank"><img src="satu.jpg" height=100 width=100></A></p>
</td></tr></table>
<table background="wind6.jpg" border=2><tr><td width=260 height=935 ALIGN=left VALIGN=top>
<form method="post" action="mailto:zainal_abidin@ymail.com">
Category Pilihan Website ini :
<select multiple name="ini" size="4">
<option value="Artikel" selected>Artikel</option>
<option value="Profile">Profile</option>
<option value="About">About</option>
<option value="Foto">Foto</option>
<option value="Biodata">Biodata</option>
<option value="Permainan" >permainan</option>
</select><p></P>
<input type="submit" value="Send">
</form>
<Pre>
</pre>
<form method="post" action="mailto:zainal_abidin.stat@yahoo.com">

Pilih Pendapat Anda tentang Website ini :
<input type="checkbox" name="ini" value="Bagus">Bagus<p></p>
<input type="checkbox" name="ini" value="Sedang">Sedang<p></P
<input type="checkbox" name="ini" value="Biasa">Biasa<p></p>
<input type="checkbox" name="ini" value="Jelek">Jelek<p></p>
<input type="submit" value="OK">
<P>
<H2 Align="center"><object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11CF-96B8-444553540000" id="obj1" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" width="150" border="0" height="150">
            <param name="movie" value="anaclock.swf">
            <param name="quality" value="high">
            <param name="bgcolor" value="#4883F9">
            <embed src="anaclock.swf" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" name="obj1" width="150" height="150">
        </object><br>
            <object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11CF-96B8-444553540000" id="obj1" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" width="150" border="0" height="40">
            <param name="movie" value="digiclock.swf">
            <param name="quality" value="high">
            <param name="bgcolor" value="#4883F9">
            <embed src="digiclock.swf" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" name="obj1" width="150" height="40">
        </object></H2>
</form>
</td></tr></table>
</td><td width=600>
<table background="wind6.jpg" border=0><tr><td width=700 height=450 Align=center valign=top><font face="French Script MT" size="7" color="red"><center><b><marquee>"Rumah-rumah ALLAH"</marquee></b></font>
<p></p>
<center>
<img src="1.jpg" width=400 height=400>
<br>
<></b></font></div>
</td></tr></table>

<table  width=550 height=950 align=center><tr><td align=justify valign=TOP>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font face="arial" size=6>Rumah-rumah ALLAH yang biasa disebut dengan mesjid merupakan tempat beribadah bagi umat islam,dengan menjalankan segala perintahnya yaitu dengan menunaikan shalat sebagaimana yang diwajibkan. Barang siapa yang memilihara masjid maka insya allah,allah akan memeliharanya pula dalam surganya. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama menjaga rumah allah tersebut agar kita semua masuk dalam surganya. </font>
</font></td></tr></table>
<center><font face="arial" size=3 color="blue">Halaman <A Href="Bagian I.html" Target="_top">  1, </A><A Href="Bagian I_2.html" Target="_top">  2, </A><A Href="Bagian I.html" Target="_top">  Next  </A><A Href="Bagian I.html" Target="_top">  Back  <A>
</td></tr>
</table>
</tr>
</td>
</table>
<table background="satu.jpg"width=950 height=100 align=center border=0>
<tr><td>
<div align="center">
<font color="red" size="7"><b>
<marquee scrolldelay="100" style="Arial" width="850"><i>Sampai jumpa dilain waktu</i></marquee></b></font></div>
</tr>
</td>
</table>
</tr>
</td>
</table>
</boody>
</html>   


BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
        Desainerweb (webdesigner) adalah orang yang memiliki keahlian menciptakan konten presentasi (biasanya hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna-akhir melalui World Wide Web, menggunakan Webbrowser atau perangkat lunak Web-enabled lain seperti televisiinternet, Microblogging, RSS, dan sebagainya. Dengan berkembangnya spesialisasi dalam desain komunikasi dan bidang teknologi informasi, ada kecenderungan kuat untuk menarik garis yang jelas antara web design khusus untuk halaman web dan pengembangan web secara keseluruhan dari semua layanan berbasis web.
3.2 KRITIK DAN SARAN
        Dalam penyusunan karya ilmiah yang serba singkat mengenai ”Pembahasan tentang membuat halaman web pribadi” ini tentu banyak sekali kelemahan dan kekurangan dalam menjelaskan seluruh materi-materi, Oleh karena itu penulis meminta saran dan kritik pembaca demi kesempurnaan karya ilmiah ini dan akan membantu penyusunan karya ilmiah kedepannya. Karena penulis hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari iklaf,dosa dan kesalahan.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih.
 


DAFTAR PUSTAKA

Beazley,  David  M.,  Advanced  Python Programming,  Departement  of  Computer     Science  University  of  Chicago,  Chicago, 2000.
Downey, Allen, Cris Meyers,  Jeffrey Elkner, How  to  Think  Like  a  Computer      Scientist Learning  with  Python,  Green  Tea  Press, Wellesley, Massachusetts, 2002.
Fielding,  R.,  Hypertext  Transper  Protocol/1.1, Internet Society, 1995. 
Hetland,  Magnus  Lie,  Beginning  Python  from Novice to Profesional, Apress, Ney     York, 2005.
Mitchell,  Mark,  Jeffrey  Oldham,  Alex  Samuel. Advanced  Linux  Programming. New      Riders Publishing, Indiana, 2001.
http://natachrist.files.wordpress.com/2011/01/php-dan-mysql.png
         Teguh Salam.2007. Pemanfaatan MIME Base64 Untuk Menyembunyikan Source Code PHP. Bandung